Megawati Ancam Tak Calonkan Kembali Kepala Daerah Berkinerja Buruk

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tangkapan layar Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan arahan pada pengumuman 75 pasangan calon kepala daerah di Pilkada serentak secara virtual, di Jakarta, Selasa 11 Agustus 2020. ANTARA/Syaiful Hakim

    Tangkapan layar Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan arahan pada pengumuman 75 pasangan calon kepala daerah di Pilkada serentak secara virtual, di Jakarta, Selasa 11 Agustus 2020. ANTARA/Syaiful Hakim

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengatakan tidak akan mengusung kembali calon kepala daerah yang berkinerja buruk pada periode kedua. Terutama kepala daerah yang tidak bertujuan untuk mengabdi.

    "Kemarin waktu saya kasih rekomendasi apa maksud kalian ini maju untuk menjadi pemimpin di daerah? Kalau hanya untuk harta, kekuasaan, jabatan, saya yakin anda tidak mungkin jadi dua kali. Kami ketat dalam hal itu," kata Megawati pada sambutannya dalam pembukaan Sekolah Partai PDIP, Jumat 21 Agustus 2020, yang diadakan secara daring.

    Dalam proses memilih pemimpin daerah, kata Megawati, PDIP selalu memantau gerak kerjanya. Sejauh ini, kata dia, banyak yang berhasil menjadi pemimpin yang baik. Ia mencontohkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

    Ia juga menyebut PDIP sudah berhasil mengusung Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi presiden selama dua periode. Karena itu ia mengingatkan jangan sampai ada bersikap angkuh setelah berhasil memenangkan Pilkada 2020.

    "Setelah menang itu mulai keluar keangkuhan, kepongahan. banyak saya lihat hal-hal seperti itu terjadi. Tidak mau turun ke bawah. Saya bilang ya terserah, nanti kita lihat, apa dia maju lagi untuk yang kedua kalinya, apa kita akan calonkan," ujar presiden Republik Indonesia ke-5 ini.

    Sekolah Partai oleh PDIP ini diikuti oleh 129 peserta, dan akan diadakan selama lima hari, dengan lima materi pokok yang akan disampaikan selama acara berlangsung. Sekolah Partai kali ini berbeda dengan yang sebelumnya karena diadakan secara daring.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.