Megawati: Kita akan Regenerasi Total pada 2024

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  Megawati Soekarnoputri (tengah) berjalan saat menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Jakarta, Minggu, 12 Januari 2020. PDIP menargetkan memenangkan di 60 persen wilayah yang menggelar Pilkada serentak pada 2020. ANTARA

    Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (tengah) berjalan saat menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Jakarta, Minggu, 12 Januari 2020. PDIP menargetkan memenangkan di 60 persen wilayah yang menggelar Pilkada serentak pada 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menginstruksikan para kadernya untuk terus memperkuat konsolidasi.

    "Saudara-saudara, kita akan melakukan sebuah regenerasi, dapat dikatakan total, pada 2024. Oleh sebab itu, betapa perlunya kita mempunyai kantor-kantor partai," kata Mega saat meresmikan 20 kantor partai di daerah secara virtual pada Rabu, 22 Juli 2020.

    Mega tak merinci maksud regenerasi total yang ia ucapkan. Ia hanya berujar, keberadaan kantor-kantor partai di daerah ini harus terus dijaga, dipelihara, serta digunakan untuk rapat-rapat demi kepentingan konsolidasi.

    Mega mengatakan kantor partai sekaligus menjadi tempat bertemu rakyat yang memerlukan bantuan. Jika hal ini bisa dilakukan, ia yakin PDIP bisa berada di tengah-tengah dan hati rakyat.

    Mantan presiden ini mengaku ingin Indonesia masih hidup 1.000 tahun lagi. "Apakah boleh kita juga melakukan itu, karena kita juga sebuah alat perjuangan bagi republik ini," ujarnya.

    Mega lantas mencontohkan dua partai politik besar di Amerika Serikat, yakni Partai Demokrat dan Partai Republik. Dua partai itu, kata dia, mampu eksis di negara yang sudah berdiri lebih dari 200 tahun tersebut.

    "Itulah maka saya mengatakan, dengan digunakannya kantor partai ini saya berharap di situ segera diputuskan rapat-rapat partai yang dapat segera dilaksanakan," ucap Mega.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Ditahan, Diduga Terima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra

    Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi. Ia dikabarkan menerima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra.