Pilkada 2020: Gelanggang Politik Putra Jokowi dan Anak Menteri

Reporter:
Editor:

Anton Aprianto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tiba di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Senin, 10 Februari 2020. Gibran datang untuk menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebelum maju menjadi calon Wali Kota pada Pilkada Solo 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Bakal Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tiba di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Senin, 10 Februari 2020. Gibran datang untuk menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebelum maju menjadi calon Wali Kota pada Pilkada Solo 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilihan kepala daerah serentak atau pilkada 2020 akan digelar pada 9 Desember mendatang. Pilkada kali ini meliputi pemilihan 9 gubernur, 224 bupati, dan 37 pemilihan wali kota. Partai sudah bersiap menyusun jagoan mereka untuk bertarung di pemilihan kepala daerah tersebut.

    Sejumlah putra dan putri petinggi partai, presiden, dan hingga menteri masuk bursa calon kepala daerah. Di Solo, ada putra Sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang digadang-gadang bakal menjadi calon wali kota dari PDI Perjuangan.

    Di Kabupaten Kediri muncul nama putra Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramana. PDI Perjuangan Kediri berencana mengusung Hanindhito atau kerap disapa Dhito ini. Kepada Majalah Tempo, Pramono Anung tak membantah soal ini. Karena penugasan partai, ujar dia, putranya tak bisa menolak. “Ini kan tiba-tiba. Kalau istilah orang Jawa, ketiban sampur, ditugasi,” ujar Pramono.

    Dhito pun langsung bergerak. Dalam tiga bulan terakhir, ia kerap bertemu tokoh masyarakat di sana. “Saya bertemu 19 kepala desa di kecamatan Mojo. Beberapa lalu bertemu paguyuban kades,” katanya.

    Di Kota Tangerang Selatan, Partai gerakan Indonesia Raya mengajukan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai calon wakil wali kota. Rahayu atau yang akrab disapa Rara ini adalah kemenakan Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.