Pernah Ikut Ijtima Ulama di Gowa, 4 Warga Penajam Positif Corona

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang perwira polisi yang mengenakan pakaian pelindung menyemprotkan desinfektan di atas tenda  Ijtima Dunia 2020 Zona Asie, di tengah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19) di Gowa, Sulawesi Selatan, 19 Maret 2020. REUTERS/Stringer

    Seorang perwira polisi yang mengenakan pakaian pelindung menyemprotkan desinfektan di atas tenda Ijtima Dunia 2020 Zona Asie, di tengah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19) di Gowa, Sulawesi Selatan, 19 Maret 2020. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Jakarta-Sebanyak empat orang warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang diketahui punya riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Kepastian itu didapat dari hasil pemeriksaan saluran pernapasan atas (swab orofaring).

    "Empat warga positif corona miliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa mengikuti Ijtima Ulama se-Asia," ungkap Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud dalam keterangan pers yang disampaikan di Penajam, seperti dikutip Kantor Berita Antara, Selasa, 7 April 2020.

    Empat pasien positif COVID-19 tersebut, menurut Bupati, sebelum dinyatakan positif sudah diisolasi dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Aji Putri Botung. Mereka dirujuk dari puskesmas ke RSUD Ratu Aji Putri Botung dengan keluhan batuk, sesak napas, demam serta diare. Hasil pemeriksaan saluran pernapasan atas dari Kota Surabaya, Jawa Timur, yang ke luar pada 6 April 2020 mereka dinyatakan positif COVID-19.

    Keempat pasien positif corona tersebut dipastikan Abdul Gafur Mas'ud ditangani tim dokter penanganan COVID-19 RSUD Ratu Aji Putri Botung dengan baik. Abdul Gafur berujar hingga saat ini sebanyak 15 pasien dalam pengawasan (PDP) termasuk empat pasien yang dinyatakan positif corona telah diisolasi di RSUD Ratu Aji Putri Botung.

    Jumlah ODP (orang dalam pemantauan) di Penajam, kata dia, tercatat sebanyak 66 orang. Adapun ODP yang telah dinyatakan negatif COVID-19 dan masa pemantauan sudah selesai sebanyak 75 orang. "Langkah selanjutnya dipersiapkan karantina ODP, termasuk warga rombongan mengikuti kegiatan di Kabupaten Gowa, di tempat khusus pengawasan dan penyebaran virus corona," ujar Abdul Gafur Mas'ud.

    Dia mengimbau masyarakat untuk tidak panik dengan adanya pasien positif COVID-19, namun tetap waspada serta memberikan dukungan dan doa agar pasien segera dinyatakan negatif dan sembuh. "Usahakan jangan ke luar rumah kalau tidak penting, pakai masker jika ke luar rumah, jaga jarak dengan orang lain serta jangan berkumpul. Semoga kita dapat memenangkan peperangan melawan corona," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.