Musim Hujan Mulai Datang, DKI Luncurkan Aplikasi JAKI

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemrov DKI Luncurkan Aplikasi JAKI.

    Pemrov DKI Luncurkan Aplikasi JAKI.

    INFO NASIONAL — Beberapa titik di wilayah Indonesia sedang memasuki musim hujan, tak terkecuali di Jakarta. Data BPDB Provinsi DKI Jakarta, misalnya, menyebutkan beberapa titik di Jakarta sudah mulai turun hujan dalam waktu sepekan ini.

    Pada Sabtu 2 November sore, dalam update info yang disampaikan oleh BPBD Provinsi DKI Jakarta, terjadi hujan sedang-lebat di beberapa wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Bahkan, hujan ini akan disertai kilat petir yang kencang.

    Menghadapi situasi di musim hujan tersebut, Pemprov DKI sejak September 2018 telah launching Aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Salah satu fitur dari JAKI ini adalah warga dapat melaporkan dan memantau perkembangan banjir di Jakarta.

    Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini, mengingatkan ibu kota masih waspada terhadap 30 titik banjir. Sebanyak 300 mesin pompa telah siaga, serta naturalasisasi Kali Ciliwung dan lima waduk. Hujan pada 8 Oktober silam ternyata masih menghasilkan genangan. Salah satu terdampak, yakni kawasan Kebon Pala, Jakarta Timur.

    Meski begitu, pengembangan JAKI tetap dilakukan. Setelah enam fitur di Fase 1, pada JAKI Fase 2 akan bertambah empat fitur baru. Keempat fitur ini merupakan hasil integrasi dari aplikasi atau layanan daring yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta.

    Pertama fitur Pantau Banjir, menyajikan informasi ketinggian permukaan air, genangan yang terjadi, lokasi pompa air, data pada pintu air, dan pos pengamatan di seluruh wilayah Jakarta. Fitur ini sangat berguna bagi masyarakat, selain mengamati titik banjir yang terjadi untuk mencari jalan alternatif dan melihat kondisi di pintu air.

    Fitur kedua, Info Pangan, memaparkan informasi harga komoditas pangan harian yang terintegrasi data PD Pasar Jaya. Fitur ini dibutuhkan ibu rumah tangga guna yang harga kebutuhan bahan pokok. Ketiga tracking laporan untuk memantau perkembangan hasil laporan warga dari berbagai kanal aduan. Terakhir feedback Warga untuk memberi penilaian terhadap hasil tindak lanjut laporan.

    JAKI juga membuka kesempatan untuk warga yang mau menyumbangkan ide pengembangan aplikasi tersebut. Penyampaian ide melalui laman resmi jaki.jakarta.go.id. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.