Pesan Jokowi di Hari Sumpah Pemuda ke-91

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membubuhkan tanda tangannya pada spanduk dukungan kepada Presiden-Wakil Presiden Jokowi dan Ma'ruf Amin dalam Car Free Day di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 27 Oktober 2019. Aksi ini digelar menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Warga membubuhkan tanda tangannya pada spanduk dukungan kepada Presiden-Wakil Presiden Jokowi dan Ma'ruf Amin dalam Car Free Day di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 27 Oktober 2019. Aksi ini digelar menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meyakini Indonesia bisa menjadi negara maju di tangan para pemudanya. Hal ini ia ungkapkan dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91.

    "Di tangan pemuda lah negara ini akan maju," kata Jokowi di akun Instagram resmi miliknya. Ia juga mengunggah kartun yang menggambarkan 18 pemuda dengan latar belakang bendera merah putih.

    Menurut Jokowi, Indonesia bisa maju di tangan pemuda dengan satu syarat, yaitu mereka harus bergandengan tangan.

    "Saya mengajak para pemuda bergandengan tangan, menggerakkan Indonesia, sekarang, dan yang akan datang," ucap dia.

    Jokowi menuturkan meski sumpah pemuda pertama kali diucapkan 91 tahun lalu namun semangatnya masih menggema hingga saat ini.

    Dalam susunan Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, Jokowi menempatkan anak-anak muda sebagai menteri dan wakil menteri. Mereka adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim yang berusia 35 tahun dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo yang berumur 32 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.