Riset Akademisi Dibutuhkan untuk Dorong Pembangunan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum, International Workshop On Skills For Future' yang digelar Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Wilayah Jawa Barat di Sanggabuana, Kota Bandung, Kamis (12/9/19).

    Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum, International Workshop On Skills For Future' yang digelar Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Wilayah Jawa Barat di Sanggabuana, Kota Bandung, Kamis (12/9/19).

    INFO JABAR — Akademisi adalah salah satu pilar yang memiliki peran strategis dalam upaya memajukan daerah. Akademisi harus jadi faktor pendorong kemajuan karena bertindak sebagai resources alias sumber konsep dan sumber teori yang relevan dengan kemajuan zaman.

    Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan hal itu pada “International Workshop On Skills For Future” yang digelar Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Wilayah Jawa Barat di Sanggabuana, Kota Bandung, Kamis, 12 September 2019.

    Menurut dia, akademisi yang banyak bergerak di bidang riset, hasil penelitiannya sangat dibutuhkan dalam pembangunan dan menyelesaikan berbagai permasalahan terkini. Melalui teori Pentahelix, antara akademisi dan pemerintah didukung elemen lainnya seperti bisnis, komunitas, dan media, yang dapat bekerja sama untuk mendorong kemajuan Jabar.

    Uu mengingatkan, dengan penduduk hampir 50 juta jiwa, Provinsi Jawa Barat memiliki potensi SDM yang besar untuk dikembangkan. “Hasil-hasil penelitian dari para akademisi diharapkan dapat memberikan sumbangan arah pembangunan SDM dan peningkatan ekonomi agar tidak tertinggal dengan daerah lain,” kata Uu. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.