Ketum PKB Muhaimin Ganti Nama Jadi Gus AMI, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat menghilangkan sekat-sekat perbedaan yang kerap menjadi akar perselisihan.

    Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat menghilangkan sekat-sekat perbedaan yang kerap menjadi akar perselisihan.

    TEMPO.CO, Nusa Dua - Spanduk-spanduk acara Muktamar PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) V terpasang di sejumlah titik kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. Tapi pada spanduk gambar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tertulis nama lain.

    Nama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tak muncul di spanduk, melainkan Gus AMI. Apa kaitannya Muhaimin dengan Gus AMI?

    Wakil Sekretaris Jenderal PKB Ahmad Iman memberikan penjelasan kepada media soal itu. Dia mengatakan ada alasan khusus mengapa Panitia Muktamar PKB tak mencantumkan sebutan "Cak Imin" dalam spanduk Muhaimin.

    "Banyak orang yang sebenarnya bukan gus tapi dipanggil gus. Cak Imin ini kan genealoginya benar-benar gus tapi malah dipanggil cak," katanya di Nusa Dua, Bali, hari ini, Selasa, 20 Agustus 2019. "Banyak aspirasi dari bawah."

    Spanduk-spanduk Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terpasang di sejumlah titik kawasan lokasi muktamar, Nusa Dua, Bali, Selasa, 20 Agustus 2019. Dalam spanduk-spanduk itu nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ditulis "Gus AMI." Foto: Istimewa.

    Dalam tradisi Nahdlatul Ulama, gus adalah panggilan untuk putra kiai pengasih pesantren. Sedangkan cak adalah sapaan khas Jawa Timur untuk pria yang lebih tua atau dituakan.

    Muhaimin cucu buyut salah satu pendiri NU, KH Bisri Syansuri. Ayahnya KH Muhammad Iskandar, pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Ma'arif, Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

    Muhaimin lahir dengan nama komplit Abdul Muhaimin Iskandar, yang bisa disingkat menjadi AMI.

    Menurut Iman, sebutan Gus AMI sekaligus memberikan informasi kepada publik tentang garis keturunan Muhaimin, yang diprediksi bakal terpilih menjadi Ketua Umum PKB lagi.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.