Kata PA 212 Soal Rizieq Shihab Jadi Syarat Rekonsiliasi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa Alumni (PA) 212 melakukan long march dari masjid Sunda Kelapa menuju kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat 28 Juni 2019. Kehadiran massa ke Komnas HAM untuk mengawal tokoh dan ulama untuk melaporkan korban kebrutalan pemilu, antara lain meminta kepada pemerintah untuk segera mengusut tuntas meninggalnya  700  orang petugas KPPS dan lebih dari 11 ribu petugas  lainnya yang dirawat di rumah sakit sepanjang Pemilu 2019 dan dugaan penganiayaan dalam kerusuhan 21-22 Mei. TEMPO/Subekti.

    Massa Alumni (PA) 212 melakukan long march dari masjid Sunda Kelapa menuju kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat 28 Juni 2019. Kehadiran massa ke Komnas HAM untuk mengawal tokoh dan ulama untuk melaporkan korban kebrutalan pemilu, antara lain meminta kepada pemerintah untuk segera mengusut tuntas meninggalnya 700 orang petugas KPPS dan lebih dari 11 ribu petugas lainnya yang dirawat di rumah sakit sepanjang Pemilu 2019 dan dugaan penganiayaan dalam kerusuhan 21-22 Mei. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Persaudaraan Alumni atau PA 212 Bernard Abdul Jabar mengatakan Arab Saudi mencegah Rizieq Shihab sehingga pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu belum kembali ke Indonesia.

    Baca: Soal Rizieq Shihab, Kubu Jokowi: Pergi Sendiri, Ya Pulang Sendiri

    “Pemerintahan Arab Saudi masih mencekal, belum bisa untuk dipulangkan,” kata dia dihubungi, Rabu, 10 Juli 2019. Bernard tidak menjelaskan soal alasan pencegahan terhadap Rizieq Shihab. 

    Selain itu, Bernard mengatakan tidak pulangnya Rizieq tak perlu disangkut-pautkan dengan rencana koalisi Joko Widodo atau Jokowi - Prabowo Subianto. Wacana itu pertama kali dikatakan oleh Dahnil Anzar Simanjutkan, bekas juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga Uno.

    Belakangan, kubu Jokowi emoh mengabulkan syarat tersebut. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan Rizieq Shihab sebaiknya pulang ke Indonesia atas kemauannya sendiri. “Ya pulang sendiri saja, (kalau) enggak beli tiket, baru gue beliin,” kata dia, Selasa, 9 Juli 2019.

    Baca: Saat Menteri Ryamizard Kenang Persahabatan dengan Rizieq Shihab

    Namun menurut Bernard, syarat rekonsiliasi itu bukan alasan mengapa Rizieq tak kunjung pulang ke tanah air. “Ada rekonsiliasi atau tidak, itu tidak masalah, masalahnya bukan di situ,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.