Hari Terakhir, Pendaftar Capim KPK Sudah 234 Orang

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Kepala BNN Anang Iskandar menunjukkan formulir saat mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK di Sekretariat Pansel Capim KPK, gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019. Anang Iskandar mendaftar menjadi capim lembaga Antirasuah untuk masa jabatan 2019-2023. TEMPO/Subekti

    Mantan Kepala BNN Anang Iskandar menunjukkan formulir saat mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK di Sekretariat Pansel Capim KPK, gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019. Anang Iskandar mendaftar menjadi capim lembaga Antirasuah untuk masa jabatan 2019-2023. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 234 orang telah mendaftar seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) periode 2019-2023. Hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran sebagai calon pimpinan lembaga antirasuah tersebut.

    Baca: Jumlah Pendaftar Capim KPK, Masih Kalah Banyak Dibanding 2015

    "Ada kemungkinan akan bertambah pada hari ini," kata anggota Pansel KPK Hendardi dihubungi, Kamis, 4 Juli 2019.

    Pendaftar calon pimpinan berasal dari berbagai latar belakang. Kebanyakan berasal dari advokat 43 orang, 40 akademisi, korporasi 18 orang, jaksa dan hakim 13 orang, 8 polri, auditor 3 orang dan 2 pimpinan KPK. Sementara sisanya, berasal dari berbagai macam latar belakang.

    Dari jumlah itu, sebanyak 87 orang dinyatakan sudah lengkap berkasnya, 103 belum lengkap dan 44 pendaftar belum diverifikasi.

    Pendaftaran capim KPK dibuka sejak 17 Juni 2019. Pendaftaran akan berakhir pada 4 Juli 2019 pukul 16.00.

    Baca: Polri Keluarkan Nama Perwiranya untuk Daftar ke Pansel KPK Juli

    Hendardi mengatakan saat ini pansel belum memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran. Hal itu akan diputuskan dalam rapat yang akan digelar pukul 13.00 siang ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.