UIN Riau: Abdul Somad Cuti Belajar Program Doktor di Sudan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ustadz Abdul Somad Batubara. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Ustadz Abdul Somad Batubara. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Rektor Universitas Islam Negeri atau UIN Sultan Syarif Kasim Riau Ahmad Mujahidin mengatakan staf pengajar mereka Abdul Somad saat ini sedang dalam masa cuti mengajar. Abdul Somad sedang menyelesaikan studi program Doktor (S3) dengan konsentrasi Al Sunnah wa Ulumum Hadits di Omdurman Islamic University, Khartoun Sudan.

    Baca juga: Buntut Abdul Somad Bertemu Prabowo, KASN Surati Rektor UIN Riau

    Kepada Tempo, Mujahidin memperlihatkan surat izin belajar melalui SK Pemberian Tugas Belajar, Nomor: B-5648 /SJ/BII.4/Kp.02.3/08 /2018. Masa tugas belajar diberikan selama enam semester terhitung tahun ajaran 2018/2019 sampai dengan 2020/2021. "Secara administrasi, beliau sedang masa belajar menyelesaikan studi S3 di Sudan," ujarnya.

    Abdul Somad yang juga dikenal sebagai pendakwah kondang itu tengah disorot terkait pertemuannya dengan calon presiden Prabowo Subianto pada masa pemilihan presiden 2019.  Hal ini terkait posisi Abdul Somad sebagai aparatur sipil negara yang menjadi pengajar di UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

    Komisi Aparatur Sipil Negara kemudian menyurati Rektor UIN Suska Riau, meminta agar rektorat mengklarifikasi kepada Abdul Somad terkait video ketika berdialog dengan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto pada 11 April 2019.

    Video tersebut viral di media sosial dan ditayangkan TVOne. Berdasarkan tayangan video pada dialog antara Prabowo dan UAS tersebut, KASN menilai terdapat substansi atau materi dialog yang bisa ditafsirkan sebagai keberpihakan terhadap calon presiden tersebut.

    KASN menyebut sebagai aparatur sipil negara Abdul Somad seharusnya menjunjung tinggi asas netralitas.

    “Atas pertimbangan beberapa hal tersebut di atas, kami mohon kepada Saudara Rektor agar segera melakukan klarifikasi tentang hal tersebut dan apabila terdapat pelanggaran atas prinsip netralitas, agar pada kesempatan pertama melaporkannya kepada KASN. Hasil klarifikasi tersebut, kami mohon dapat kami terima paling lambat 14 (empat belas) hari sejak Saudara terima surat ini,” begitu bunyi salah satu poin surat KASN tertanggal 16 April 2019 itu.

    Baca juga: 2 Permintaan Abdul Somad Jika Prabowo Jadi Presiden

    Rektor UIN Suska Ahmad Mujahidin mengatakan telah menerima surat dari KASN tersebut. Namun ia mengatakan kesulitan menghubungi Abdul Somad. Mujahidin mengaku sudah melayangkan surat pemanggilan kepada pria yang akrab disapa UAS itu per 6 Mei 2019. Surat tersebut sudah diterima oleh stafnya di Kantor Tafaqquh, Pekanbaru. Namun hingga kini kata Mujahidin, UAS belum menjawab surat tersebut.

    Mujahidin membantah isu liar yang menyebutkan adanya pemecatan maupun mutasi Abdul Somad dari UIN Riau. Menurut Mujahidin, isi surat dari KASN hanya sebatas meminta klarifikasi kepada Abdul Somad, terkait video dialog dengan Capres Prabowo yang viral beberapa waktu lalu. "Isi suratnya permintaan klarifikasi, tidak ada yang lain," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.