Rotasi Polri, Baintelkam Hingga Sejumlah Kapolda Diganti

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo saat menggelar konferensi pers insiden penembakan Sulawesi Tengah, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 31 Desember 2018 (Andita Rahma)

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo saat menggelar konferensi pers insiden penembakan Sulawesi Tengah, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 31 Desember 2018 (Andita Rahma)

    TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia kembali merotasi sejumlah pejabat tinggi Polri. Merujuk surat telegram Kepala Kepolisian Republik Indonesia nomor ST/1202/IV/KEP/2019 tanggal 26 April 2019, sejumlah pejabat yang dimutasi mulai dari Kepala Badan Intelijen dan Keamanan hingga sejumlah kepala kepolisian daerah.

    Baca juga: Pemilu 2019, Kapolri Imbau Jangan Ada Mobilisasi Massa

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo membenarkannya. "Iya, betul," katanya pada Tempo, Sabtu, 27 April 2019.

    Dalam telegram tersebut tertulis Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Komisaris Jenderal Unggung Cahyono akan digantikan oleh Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto. Sementara posisi Agung bakal diisi oleh Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi yang kini berstatus sebagai asisten operasi Kapolri.

    Selain itu Inspektur Pengawasan Umum Komisaris Jenderal Putut Bayu Seno akan digantikan oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan Komisaris Jenderal Moechgiyarto. Adapun posisi Moechgiyarto bakal diisi oleh Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono.

    Adapun Kapolda Papua Inspektur Jenderal Martuani Sormin dimutasi menjadi asisten operasi Kapolri. Sedangkan jabatan Kapolda Papua diisi Brigadir Jenderal Rudolf A. Rodja yang kini menjabat Kapolda Papua Barat.

    Kepolisian Daerah Papua Barat akan dipimpin Brigadir Jenderal Herry Rudolf Nahak yang kini menjabat Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Kursi Nahak akan diisi Brigadir Jenderal Nico Afinta yang pernah menjadi Direktur Kriminal Umum di Polda Metro Jaya.

    Baca juga: Gelar Rakor Pemilu, Wiranto Ingatkan TNI - Polri Jaga Netralitas

    Selain itu, rotasi di tubuh Polri ini juga mengangkat Gubernur Akademisi Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel sebagai Kapolda Jawa Tengah. Posisi Rycko akan digantikan oleh Kapolda NTB Inspektur Jenderal Achmat Juri. Sementara kursi Kapolda NTB akan diisi Brigadir Jenderal Nana Sujana.

    Di tingkat Polda Metro Jaya, Direktur Kriminal Khusus Komisaris Besar Adi Deriyan diganti Komisaris Besar Iwan Kurniawan. Adapun posisi Direktur Narkoba Polda Metro Jaya yang kini dijabat Komisaris Besar Suwondo Nainggolan akan diisi oleh Komisaris Besar Herry Heriawan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?