Bersama Menteri Pertanian, Megawati Hadir Panen Raya di Indramayu

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menghadiri acara panen raya padi, sekaligus berkampanye menyampaikan orasi politik di Indramayu. TEMPO/Dewi Nurita

    Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menghadiri acara panen raya padi, sekaligus berkampanye menyampaikan orasi politik di Indramayu. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Indramayu - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menghadiri acara panen raya padi di Indramayu. Selain itu ia sekaligus berkampanye menyampaikan orasi politik di salah satu kabupaten di Jawa Barat tersebut.

    Baca: Megawati Turun Gunung di Kampanye Akbar PDIP di Jawa Barat

    Megawati hadir bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman. "Saya mengajak Pak Amran ini bukan  tanpa alasan. Biar mendengar juga masalah persawahan saat ini. Makin banyak sawah diversifikasi," ujar Megawati di Desa Majakerta, Balongan, Indramayu pada  Kamis, 4 April 2019.

    Mengenakan baju putih, Megawati tiba didampingi Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan sejumlah calon legeslatif dan pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

    Dalam acara ini, Presiden Kelima RI itu nantinya akan memanen serta menanam bibit padi buatan kader PDI Perjuangan Surono Danu bernama Mari Sejahterakan Petani (MSP). Panen ini merupakan panen pertama bibit padi MSP itu.

    Surono Banu mengatakan, sebenarnya bibit padi ini diniatkannya bernama Megawati Soekarnoputri. Namun, untuk mengangkat kesejahteraan petani maka niatan itu urung sehingga menjadi Mari Sejahterakan Petani. "Padi ini sudah ada dari Aceh sampai Papua," kata Surono di lokasi yang sama.

    Surono menjelaskan, untuk di Indramayu, padi MSP sudah ditanam mencapai empat ribu hektare. Paling terbanyak ada di Kalimantan Tengah sekitar seribu hektare.

    Simak juga: Megawati: Sejarah 1965 Harus Dibuka karena Lukanya Terlalu Dalam

    Dalam sambutannya juga, Surono ingin Kementerian Pertanian untuk aktif menyejahterakan kaum marhaen. Sebab, Kementerian Pertanian merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam mengangkat kedaulatan pangan negara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.