Tidak Terima, Advokat Lucas Curiga Ada Dendam di Tuntutan KPK

Reporter

Advokat, Lucas SH. CN, menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, 1 Oktober 2018. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Advokat Lucas tak terima dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider enam bulan kurungan oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Kekeliruan yang sangat besar. Ini saya duga karena ada dendam, ada ketidaksenangan," kata Lucas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Rabu, 6 Maret 2019.

Jaksa KPK menyatakan Lucas bersalah karena telah merintangi penyidikan perkara suap mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro.

Baca: Novel Baswedan akan Bersaksi dalam Sidang Lucas

Lucas menilai fakta hukum yang dibeberkan jaksa KPK keliru karena dianggap tak obyektif. Ia menegaskan ia tidak memiliki peran sama sekali dalam kasus Eddy Sindoro. "Eddy Sindoro tidak pernah minta tolong kepada saya. Saya pun tidak pernah membantu Eddy dalam perkara ini." Bahkan ia menuding KPK telah membangun cerita fiksi. Stafnya yang bernama Dina Soraya seharusnya ikut ditetapkan sebagai tersangka. "Tapi dia tidak tersangka dengan cara mengubah BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," kata Lucas.

Klien Lucas, Eddy Sindoro, dituntut 5 tahun penjara dan membayar denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan oleh jaksa KPK. Lucas semakin keberatan dengan tuntutan yang ia dapatkan. "Eddy sindoro dituntut 5 tahun, saya dituntut 12 tahun. Ini apa kalau bukan suatu dendam kebencian? Saya tidak tahu apa," kata Lucas.

Baca: Staf Lucas Sebut Telah Mengarang Cerita saat Diperiksa KPK

Jaksa mengatakan hal yang memberatkan Lucas adalah tidak mendukung upaya pemerintah memberantas korupsi, bertentangan dengan prinsip negara hukum, dan merusak citra penegak hukum karena profesinya sebagai advokat. Tidak ada hal yang meringankan Lucas.

Advokat Lucas dijadwalkan akan menjalani sidang pembacaan nota pembelaan atau pledoi pada pekan depan.






KPK Sita Rp 1 Miliar Dalam Kasus Suap BPN Riau

12 menit lalu

KPK Sita Rp 1 Miliar Dalam Kasus Suap BPN Riau

KPK telah meningkatkan kasus suap BPN Riau ke tahap penyidikan. Penyidik juga telah menyita uang sebesar Rp 1 miliar.


KPK Lelang Aset Mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Termasuk 2 Jetski

2 jam lalu

KPK Lelang Aset Mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Termasuk 2 Jetski

KPK melelang sejumlah aset milik mantan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.


KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

23 jam lalu

KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

KPK resmi melimpahkan perkara korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Berkas atas nama terdakwa Irfan Kurnia Saleh.


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

1 hari lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.


KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

1 hari lalu

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan kemudian mengurangi hukuman itu menjadi 4 tahun saja.


KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

2 hari lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

2 hari lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.