Kata Polri Soal Penangkapan Anggota Jaringan Terorisme Temanggung

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo saat menggelar konferensi pers insiden penembakan Sulawesi Tengah, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 31 Desember 2018 (Andita Rahma)

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI mengklaim tersangka anggota jaringan terorisme Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Tengah, Triyono Wagimin Atmo alias Andalus alias Abu Hilwa sudah termonitor oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror.

Baca juga: Harry Kuncoro Tambah Daftar Teroris WNI Berafiliasi ke ISIS

"Penangkapan kemarin itu buah dari investigasi dari Densus 88 cukup lama terhadap yang bersangkutan. Kebetulan saja saat sedang dipantau, ada razia lalu lintas," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan pada Jumat, 22 Februari 2019.

Abu Hilwa ditangkap saat ada razia lalu lintas di Jalan Lingkar Geneng, Kertosari, Temanggung, Jawa Tengah, 14 Februari 2019 pukul 10.30. Dedi menuturkan, Triyono panik dan kabur ke sawah ketika melihat ada razia lalu lintas.

"Jadi dia lihat dari jauh ada razia, terus kabur," ucap Dedi. Karena curiga, polisi langsung mengejar orang tersebut dan menangkapnya.

Untuk membuka mobil yang ditinggal pelaku, polisi memanggil ahli kunci. Saat mobil terbuka, ditemukan sejumlah buku yang berkaitan dengan terorisme. Ditelusuri lebih jauh, Abu Hilwa ternyata masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Abu Hilwa kini ditahan di Polda Jawa Tengah. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ia diketahui sedang merencakan aksi teror dengan menyerang anggota polisi yang ada di Yogyakarta.

Baca juga: Harry Kuncoro, Donatur ISIS, Pernah Bantu Umar Patek Kabur

Dalam rencana terornya itu, Abu Hilwa tak sendiri. Ia dibantu oleh tiga orang lainnya. "Nah tiga orang ini masih dalam pengejaran Densus 88," ucap Dedi.

Jejak Abu Hilwa dalam jaringan terorisme tercatat pernah menjalani pelatihan militer di Basilan, Filipina Selatan. Abu kemudian dideportasi pada Juni 2016. Tak hanya sekali, Dedi menyebut Abu Hilwa juga pernah mengikuti latihan paramiliter di Karang Bolong, Anyer, Banten pada Oktober 2016.






6 Fakta Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi Online di Bukit Cengkeh Depok

55 menit lalu

6 Fakta Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi Online di Bukit Cengkeh Depok

Kuasa hukum keluarga sopir taksi online itu menganggap perkara yang melibatkan anggota Densus 88 ini adalah suatu pembunuhan berencana.


Anggota Densus 88 yang Bunuh Sopir Taksi Online di Depok Ditangkap di Bekasi

18 jam lalu

Anggota Densus 88 yang Bunuh Sopir Taksi Online di Depok Ditangkap di Bekasi

Bripda HS pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online di Depok ditangkap di Bekasi oleh kesatuannya sendiri, Densus 88 Antiteror.


Anggota Densus 88 Jadi Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok

20 jam lalu

Anggota Densus 88 Jadi Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok

Anggota Densus 88 yang membunuh sopir taksi online di Depok telah ditetapkan sebagai tersangka.


Korban Pembunuhan di Depok Diduga Sempat Antar Pelaku, Anggota Densus 88 Mengaku Tak Punya Uang

21 jam lalu

Korban Pembunuhan di Depok Diduga Sempat Antar Pelaku, Anggota Densus 88 Mengaku Tak Punya Uang

Korban pembunuhan di Depok sempat mengantarkan pelaku yang merupakan anggota Densus 88. Pelaku mengaku tak punya uang.


Sopir Taksi Online di Depok Dibunuh Anggota Densus 88, Istri Minta Diusut Tuntas

21 jam lalu

Sopir Taksi Online di Depok Dibunuh Anggota Densus 88, Istri Minta Diusut Tuntas

Anggota Densus 88 menjadi pelaku pembunuhan terhadap seorang sopir taksi online di Depok. Istri korban minta polisi mengusut tuntas kasus ini.


Polda Metro Benarkan Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok Anggota Densus 88

22 jam lalu

Polda Metro Benarkan Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok Anggota Densus 88

Polda Metro membenarkan pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online di Depok adalah polisi anggota Densus 88.


Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok Diduga Anggota Densus 88 Berpangkat Bripda

22 jam lalu

Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok Diduga Anggota Densus 88 Berpangkat Bripda

Keluarga sopir taksi online yang dibunuh di Depok menerima informasi soal terduga pelaku. Pelaku diduga anggota Densus 88 berpangkat Bripda.


Sektor Pariwisata Bali Perlu Dilengkapi Keamanan dan Keselamatan Standar Internasional

9 hari lalu

Sektor Pariwisata Bali Perlu Dilengkapi Keamanan dan Keselamatan Standar Internasional

Made Mangku Pastika berpandangan bahwa pariwisata Bali tetap membutuhkan dukungan program keamanan dan keselamatan berstandar internasional.


Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

15 hari lalu

Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

Densus 88 menyebut terduga teroris yang ditangkap di Sleman direkrut oleh teman satu selnya di LP Nusakambangan.


Densus 88 Sita 2 Bom Rakitan Siap Pakai dari Teroris Simpatisan ISIS di Sleman

16 hari lalu

Densus 88 Sita 2 Bom Rakitan Siap Pakai dari Teroris Simpatisan ISIS di Sleman

Tersangka teroris simpatisan ISIS di Sleman yang ditangkap Densus 88 disebut memiliki dua bom rakitan siap pakai.