Bangun Jabar, Ridwan Kamil Rangkul Perusahaan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pada kegiatan Corporate Communications, Social Responsibility, and Security Executive Forum Astra International, di Menara Astra, Karet Tengsin, Tanahabang, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Februari 2019. 9 dok Pemprov Jabar)

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pada kegiatan Corporate Communications, Social Responsibility, and Security Executive Forum Astra International, di Menara Astra, Karet Tengsin, Tanahabang, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Februari 2019. 9 dok Pemprov Jabar)

    INFO JABAR-- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, merangkul perusahaan untuk mendukung program- program pembangunan di Provinsi Jawa Barat. Itu dilakukan Emil, sapaan akrab Gubernur, demi hadirnya sinergis antara program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan program yang diselenggarakan perusahaan pada Corporate Social Responsibility (CSR).

    "Jadi, sebelum perusahaan mengucurkan CSR, ngobrol dulu ke Gubernur. Nanti Gubernur deteksi dulu ada masalah apa di Jabar, supaya jangan asal habis anggaran, tapi tidak efektif," kata Emil, pada kegiatan Corporate Communications, Social Responsibility, and Security Executive Forum Astra International, di Menara Astra, Karet Tengsin, Tanahabang, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Februari 2019.

    Dijelaskan Emil, ajakannya kepada perusahaan menjadi perwujudan teori pentahelix. Emil menambahkan, terobosannya itu pun sejalan dengan era birokrasi dinamis yang tengah diterapkannya saat ini bahwa pembangunan tidak hanya harus dilakukan oleh pemerintah.

    "Inilah teori membangun tidak harus dengan APBD, tetapi dengan teori pentahelix. ABGCM, yaitu Academy, Bussiness, Government, Community, dan Media," ujarnya.

    Selain itu, lanjut Emil, perusahaan, bahwa Jawa Barat merupakan provinsi besar yang diperebutkan dalam segala hal, baik itu dari sudut pandang bisnis maupun politik.

    "60 persen bisnis berebut di Jawa Barat, dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa," katanya.

    Jawa Barat menurutnya punya banyak keuntungan bagi para investor. Diantaranya dekat dengan Jakarta.

    "Maka saya mohon keadilan pajak- pajaknya sering kali ada di Jakarta, NPWP- nya di Jakarta, produksi di tanah, air, dan udara Jawa Barat," ucap Emil.

    Pun laju ekonomi di Jawa Barat, selalu bagus, rata- rata selalu diatas nasional setiap tahunnya. "Akan tetapi angka gini rasio agak besar, sehingga terdapat  banyak ketimpangan. Sejahtera dinikmati kalangan menengah atas," kata Emil.

    Satu Desa Satu Perusahaan, Desa Digital, adalah sejumlah program yang digulirkan demi mengurangi ketimpangan yang ada. Program tersebut salah satunya perlu didukung perusahaan lewat CSR-nya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?