Ada 39 Pasal MLA Indonesia - Swiss soal Pengembalian Aset Pidana

Reporter

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat berdisuksi dengan redaksi Tempo di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin, 10 Desember 2018. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia meneken Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Mutual Legal Assistance (MLA) dengan Konfederasi Swiss di Bernerhof Bern pada Senin, 4 Februari 2019. MLA Indonesia - Swiss ini menjadi babak baru dalam pengembalian aset hasil pidana. 

Baca: Menteri Yasonna H Laoly Teken Perjanjian MLA dengan Swiss

Lewat rilis resmi kementerian, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengatakan MLA Indonesia - Swiss merupakan perjanjian ke-10 Pemerintah Indonesia dengan negara lain. Yaitu, Asean, Australia, Hong Kong, China, Korea Selatan, India, Vietnam, Uni Eropa, dan Iran,

Yasonna mengatakan MLA Indonesia - Swiss merupakan capaian kerja sama bantuan timbal balik pidana yang luar biasa dan menjadi sejarah keberhasilan diplomasi yang sangat penting, mengingat Swiss merupakan financial center terbesar di Eropa.

Perjanjian ini terdiri dari 39 pasal, yang antara lain mengatur bantuan hukum mengenai pelacakan, pembekuan, penyitaan hingga perampasan aset hasil tindak kejahatan. Ruang lingkup bantuan timbal balik pidana yang luas ini merupakan salah satu bagian penting dalam rangka mendukung proses hukum pidana di negara peminta.

Sejalan dengan itu, Perjanjian MLA ini dapat digunakan untuk memerangi kejahatan di bidang perpajakan (tax fraud) sebagai upaya Pemerintah Indonesia untuk memastikan warga negara atau badan hukum Indonesia mematuhi peraturan perpajakan Indonesia dan tidak melalukan kejahatan penggelapan pajak atau kejahatan perpajakan lainnya.

Kepada Tempo yang menghubunginya, Laoly mengatakan proses negosiasi untuk sampai ke penanda-tanganan ini berlangsung alot dan bertahun-tahun. Sebab, “Swiss sangat menjaga keamanan dan kerahasiaan sistem perbankan mereka,” kata dia. "Dengan MLA kita bisa minta bantuan pemerintah Swiss mengusut proceeds of crime oleh WNI yang disimpan di Swiss.”

Simak juga: 4 Fakta Seputar MLA Indonesia - Swiss: Melacak - Menyita Aset

Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman D Hadad menyebut MLA Indonesia - Swiss merupakan capaian kerja sama bantuan timbal balik pidana yang luar biasa. Dia menegaskan penandatanganan MLA ini menggenapi keberhasilan kerja sama bilateral Indonesia-Swiss di bidang ekonomi dan sosial budaya.






PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

10 jam lalu

PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

Laporan komite PBB dalam rapat Dewan HAM menunjukkan Swiss memiliki masalah rasisme sistemik yang serius terhadap orang-orang keturunan Afrika


Menkumham Dorong Pemda Indonesia Timur Lindungi Kekayaan Intelektual

5 hari lalu

Menkumham Dorong Pemda Indonesia Timur Lindungi Kekayaan Intelektual

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly mendorong pemerintah daerah.


Menkumham Yasonna H Laoly Beri Pemahaman Sejak Dini ke Murid SD dan SMP

6 hari lalu

Menkumham Yasonna H Laoly Beri Pemahaman Sejak Dini ke Murid SD dan SMP

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly pagi ini melakukan kunjungan ke Sekolah Dasar Negeri Percontohan PAM di Makassar, Sulawesi Selatan.


Rumah Sakit di Swiss Matangkan Rencana untuk Hemat Listrik

11 hari lalu

Rumah Sakit di Swiss Matangkan Rencana untuk Hemat Listrik

Krisis energi di Swiss buntut dari terganggunya suplai dari Rusia. Meski dapat pengecualian, namun rumah sakit mempertimbangkan untuk hemat listrik.


Cerita Roger Federer yang Berjuang Menjalani Hidup Normal

11 hari lalu

Cerita Roger Federer yang Berjuang Menjalani Hidup Normal

Roger Federer menyatakan salah satu hal yang disyukuri ialah upaya menjaga kehidupan sebagai atlet dan sebagai warga biasa yang membutuhkan privasi.


Pulau Pari Terancam Tenggelam, Warga Tuntut PT Holcim ke Pengadilan Swiss

13 hari lalu

Pulau Pari Terancam Tenggelam, Warga Tuntut PT Holcim ke Pengadilan Swiss

Warga Pulau Pari menggugat PT Holcim ke Pengadilan Swiss karena diduga berkontribusi terhadap perubahan iklim yang mengancam pulau tersebut


Roger Federer Eks Petenis Nomor Satu Dunia Bersiap Gantung Raket, Ini Profilnya

16 hari lalu

Roger Federer Eks Petenis Nomor Satu Dunia Bersiap Gantung Raket, Ini Profilnya

Roger Federer petenis yang pernah menjadi petenis nomor satu dunia mengatakan dirinya berancang untuk pensiun. Begini profil atlet asal Swiss ini.


Fungsi Drone Hermes 900 HFE Buatan Israel yang Dibeli Swiss

20 hari lalu

Fungsi Drone Hermes 900 HFE Buatan Israel yang Dibeli Swiss

Drone Hermes 900 HFE buatan Elbit System di Israel dipesan Swiss untuk sistem pengintaian


Swiss Beli Drone Pengintai Israel Hermes 900 HFE, Ini Spesifikasinya

20 hari lalu

Swiss Beli Drone Pengintai Israel Hermes 900 HFE, Ini Spesifikasinya

Drone Hermes 900 HFE merupakan sistem pengintaian tak berawak dan tak bersenjata buatan Israel.


UI Jajaki Kolaborasi Vokasi dengan Swiss

26 hari lalu

UI Jajaki Kolaborasi Vokasi dengan Swiss

UI melakukan kunjungan ke Swiss untuk memperkuat kemitraan dengan lembaga pendidikan vokasi.