Saran Gibran Rakabuming untuk Pengusaha yang Ingin Jadi Politikus

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cucu Jokowi, Jan Ethes melambaikan tangan saat mengikuti acara bincang pagi media bersama Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu, 8 Desember 2018. Jokowi juga ditemani dua anaknya, Gibran Rakabuming dan Kahiyang Ayu bersama pasangan mereka. TEMPO/Friski Riana

    Cucu Jokowi, Jan Ethes melambaikan tangan saat mengikuti acara bincang pagi media bersama Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu, 8 Desember 2018. Jokowi juga ditemani dua anaknya, Gibran Rakabuming dan Kahiyang Ayu bersama pasangan mereka. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Bogor - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa karier seorang politikus yang ingin menjadi presiden harus dimulai dari jenjang paling bawah.

    "Dimulai dari bawah dulu. Bupati, wali kota, gubernur, baru (presiden). Jadi ada jenjang kariernya," kata Gibran dalam bincang pagi media di Grand Garden Cafe Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 8 Desember 2018.

    Baca: Anak Jokowi Bicara Politik: Harus Mapan Mental dan Ekonomi

    Pernyataan Gibran tersebut bermula saat Jokowi mengatakan tak melarang anak-anaknya terjun ke dunia politik. Jokowi saat itu menuturkan, "Misal tahu-tahu Kaesang mau nyalonin Presiden di 2024 ya enggak ngerti juga saya," kata Jokowi. Kaesang Pangarep merupakan anak bungsu Jokowi.

    Gibran pun membantah ucapan Jokowi bahwa Kaesang tidak boleh seperti itu. Menurut Gibran, ada masa transisi dari pengusaha ke politikus.

    Sebaiknya, kata Gibran, pengusaha yang baru menjadi politikus jangan langsung menikmati jabatan paling atas. Tetapi harus memulai kariernya sebagai pemimpin daerah paling bawah.

    Baca: Jokowi Jalan Santai Bersama Anak dan Cucu, Minus Kaesang

    Jokowi pun membenarkan pernyataan putra sulungnya itu. Ia teringat bahwa saat pertama kali menjabat sebagai Wali Kota Solo juga merasakan masa transisi. Sebab, Jokowi sebelumnya merupakan seorang pengusaha.

    Untuk memahami dunia pemerintahan, kata Jokowi, butuh 1,5 tahun untuk belajar. "Belajar betul dan ndak bisa apa-apa saat itu. Karena berbeda sekali. Feeling saya di pemerintah sangat beda sekali. Cara bekerjanya beda, prosedurnya beda, cara memerintahnya juga beda," ujarnya.

    Menurut Jokowi, seorang pengusaha yang pandai mengelola bisnis belum tentu langsung bisa sukses jika masuk ke pemerintahan. "Karena berbeda. Sangat berbeda. Lebih baik kalau dari bupati, wali kota, naik ke gubernur. Memiliki sebuah jenjang. Mengusai yang kecil, sedang, dan besar," kata dia.

    Baca: Cerita Gibran Enggan Gunakan Nama Belakang Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?