107 Orang Ditangkap Saat HUT KNPB di Asrama Mahasiswa Papua

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi: TEMPO/Mahfoed Gembong

    Ilustrasi: TEMPO/Mahfoed Gembong

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Jayapura menangkap 107 orang yang menghadiri diskusi dalam rangka HUT Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Asrama Mahasiswa Pegunungan Bintang di kawasan Waena, Kota Jayapura, Senin 19 November 2018.

    Baca juga: Polri dan TNI Geledah Kantor Sekretariat KNPB Timika

    Saat ini, 107 orang tersebut masih diperiksadi Mapolres Jayapura Kota, Papua.

    Kapolres Jayapura Kota Ajun Komisaris Besar Gustav Urbinas membenarkan adanya pembubaran acara HUT KNPB tersebut.

    "Memang benar saat ini diamankan 107 orang," kata Gustav seperti dikutip Antara, Senin 19 November 2018. Polisi, kata Gustav juga menyita 16 sepeda motor dari lokasi tersebut.

    Menurut Gustav, polisi mendapat laporan bahwa peringatan HUT KNPB di Asrama Pegunungan Bintang itu lebih banyak dihadiri warga di luar penghuni asrama.

    Gustav mengatakan polisi dibantu TNI akan terus membubarkan kegiatan upaya makar di wilayah hukum Polres Jayapura Kota.

    Sekretaris Umum KNPB Vero Hubi kepada Tabloid Jubi membenarkan dihentikannya kegiatan KNPB di asrama mahasiswa Pegunungan Bintang, Papua tersebut. "Ya HUT KNPB dibubarkan. Kami dalam mobil tahanan," tulis Vero lewat pesan singkat.

    Baca juga: Polri-TNI Tangkap 8 Orang Beserta Ratusan Amunisi di Papua

    Mantan Sekretaris Umum KNPB Ones Suhuniap mengatakan, sebelum membubarkan kegiatan di asrama mahasiswa, aktivis KNPB melaporkan polisi datang ke sekretariat KNPB di kamp Vietnam, Waena lalu merusak pintu sekretariat. "Mereka masuk gerebek ke Sekretariat KNPB ini tanpa menunjukkan surat perintah, mereka masuk dengan senjata lengkap," kata Ones.

    TABLOID JUBI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.