Megawati Heran Kader PDIP Selalu Memilihnya Sebagai Ketua Umum

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Megawati Soekarnoputri berpidato dalam acara Rakornas PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, 1 September 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Megawati Soekarnoputri berpidato dalam acara Rakornas PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, 1 September 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri bisa disebut sebagai ketua umum partai terlama di negeri ini. Ia terpilih sebagai Ketua Umum PDIP sejak 1999.

    Baca juga:  Megawati Ungkap Makna Gelar Kehormatan dari Universitas di Cina

    Semenjak itu, Megawati selalu terpilih sebagai ketua umum dalam kongres partai Banteng. Ini adalah periode ke empat ia menjabat sebagai ketua umum setelah dipilih di Kongres PDIP Bali 2015.

    Megawati mengaku heran kenapa kader partai Banteng selalu memilihnya sebagai ketua umum.

    "Tak bosan-bosan orang milih saya," ujar Megawati dalam pidato wawasan kebangsaan di acara Purna Paskibraka Indonesia, Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu, 10 November 2018.

    Megawati bercerita, sempat ada orang yang bertanya bagaimana dia bisa menjadi ketua umum partai selama ini. Mega mengatakan orang itu bertanya apakah menjadi ketua umum harus menggunakan uang agar para kader mau memilih kembali. "Ya enggak, saya tak punya uang. Ya mau jadikan saya syukur, enggak ya sudah. Kok susah amat," katanya.

    Baca juga: : Megawati Sebut Gelar Honoris Causa Tepis Isu Drop Out

    Megawati menuturkan pengalamannya menjadi ketua umum partai hingga sekarang pada umur 71 tahun sempat membuatnya malu. Hal ini, kata dia, terjadi ketika berkumpul bersama ketua umum partai-partai lain yang usianya berjarak cukup jauh darinya. "Saya malu sendiri, karena umur saya plus 17," ucapnya disambut gelak tawa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.