Lucas Segera Disidang dalam Kasus Perintangan Penyidikan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan pengacara Lucas usai diperiksa dalam kasus dugaan perintangan penyidikan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 2 Oktober 2018. TEMPO/M Rosseno Aji

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan pengacara Lucas usai diperiksa dalam kasus dugaan perintangan penyidikan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 2 Oktober 2018. TEMPO/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Lucas segera menjalani persidangan dalam perkara merintangi penyidikan kasus korupsi dengan tersangka Eddy Sindoro. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pelimpahan tahap kedua kepada jaksa penuntut umum.

    "Hari ini Penyidik melimpahkan barang bukti dan tersangka LCS ke penuntutan," kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat, 26 Oktober 2018.

    Baca: Eddy Sindoro Menyerahkan Diri, Lucas: Kebenaran Akan Terungkap

    Febri menuturkan rencananya sidang akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Menurut dia, dalam proses penyidikan kasus ini KPK telah memeriksa sekitar 32 orang saksi.

    KPK menetapkan Lucas sebagai tersangka kasus perintangan penyidikan sejak 1 Oktober 2018. KPK menyangka dia membantu tersangka kasus suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Eddy Sindoro kabur ke luar negeri.

    Baca: Jejak Eks Bos Lippo Eddy Sindoro dan 4 Negara Tempatnya Sembunyi

    KPK telah menetapkan Eddy Sindoro sebagai tersangka kasus suap terhadap panitera PN Jakarta Pusat, Edy Nasution sejak 2016. Namun, dia telah berada di luar negeri sebelum ditetapkan sebagai tersangka.

    Menyandang status sebagai buruan KPK, Eddy pernah dideportasi ke Indonesia pada 29 Agustus 2018. Namun dia berhasil kembali ke luar negeri. KPK menduga Lucas membantu Eddy dalam pelarian itu.

    Baca: Kasus Lucas, KPK Periksa Pegawai AirAsia dan Imigrasi Bandara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.