Unggul Elektabilitas, Jokowi: Tanyakan ke LSI

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berbincang dan bersalaman dengan GKR Condrokirono saat bersilaturahmi di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, DIY, Jumat, 28 September 2018. Jokowi dijadwalkan menghadiri Festival KPH Tingkat Nasional dan Pameran Usaha Kehutananan di Hutan Pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, serta pembagian sertifikat di Jogja Expo Center (JEC). Foto: Biro Pers Setpres

    Presiden Jokowi berbincang dan bersalaman dengan GKR Condrokirono saat bersilaturahmi di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, DIY, Jumat, 28 September 2018. Jokowi dijadwalkan menghadiri Festival KPH Tingkat Nasional dan Pameran Usaha Kehutananan di Hutan Pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, serta pembagian sertifikat di Jogja Expo Center (JEC). Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil sigi Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan elektabilitas pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin unggul jauh dibanding Prabowo - Sandiaga Uno dengan angka 52,2 persen berbanding 29,5 persen.

    Baca: Sebanyak 15 Menteri Jadi Jurkam, Jokowi: Itu Hak Politik

    Namun menanggapi hasil survei LSI yang memenangkan dirinya itu, Jokowi seolah tak mau ambil pusing. Jokowi pun juga tak mau banyak berkomentar.

    "Oh, survei LSI, ya, tanyakan ke LSI," ujar Jokowi santai di sela lawatannya ke Yogyakarta untuk membagi-bagikan sertifikat tanah, Jumat, 28 September 2018.

    Dalam survei LSI Denny JA itu juga sempat disebutkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin berhasil mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga di seluruh pulau di Indonesia.

    Jokowi dalam kesempatan di Yogya tersebut lebih meminta masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan memasuki tahun politik 2018 dan 2019 ini.

    Baca: Relawan Patria Dyaksa Deklarasikan Dukungan ke Prabowo - Sandiaga

    "Jangan sampai seperti pemilu 2014 kemarin, pemilu sudah selesai tapi masih saling hina, benci, dan hujat. Seperti yang terlihat di media sosial," ujar Jokowi.

    Jokowi kembali mengingatkan jika perbedaan yang ada di Indonesia seperti anugerah dari Tuhan yang harus dirawat baik.

    "Kita memilili 714 suku, 1.100 lebih bahasa daerah. Indonesia ini negara besar sekali, marilah kita rawat itu karena kerukunan dan persatuan itu aset terbesar bangsa," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.