Sebut Sandiaga Ulama, Hidayat Nur Wahid Beberkan Alasannya

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menjadi narasumber Sosialisasi Empat Pilar MPR, bekerja sama dengan Yayasan Bangun Rasa Peduli (YBRP),  di Taman Saung Marga Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 10 Juni 2018.

    Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menjadi narasumber Sosialisasi Empat Pilar MPR, bekerja sama dengan Yayasan Bangun Rasa Peduli (YBRP), di Taman Saung Marga Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 10 Juni 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid menyebut bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno sebagai ulama. Menurut dia, julukan itu berangkat dari terminologi bahasa Arab yang mengejawantahkan ulama sebagai seseorang yang memiliki keahlian khusus.

    Baca: PKS: Beberapa Kali Hasil Survei LSI Denny JA Tidak Akurat

    "Ulama adalah seorang yang punya keahlian dalam bidang tertentu, yang membawa dirinya pada akhlak yang luhur," kata Hidayat kepada Tempo saat ditemui di gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 18 September 2018.

    Hidayat menyebut, julukan ulama selama ini salah kaprah bila hanya dikaitkan dengan pemuka agama. Menurut dia, sesuai dengan kamus bahasa Arab, ulama juga bisa dipakai untuk memanggil orang-orang yang ahli. Ahli mesin, listrik, ekonomi, industri, misalnya.

    Ia menyayangkan banyak orang mengaitkan ulama dengan titel pemuka agama. Bahkan, disamakan dengan penyebutan untuk kiai haji di Jawa, ajengan di Sunda, dan tuan guru di Nusa Tenggara Barat. Padahal ulama bukan hanya dimaksudkan untuk memanggil orang yang berperan sebagai petinggi agama. "Di luar Indonesia, seperti di Arab, panggilan kiai itu memiliki kesetaraan dengan ustad atau syekh," ujar Hidayat. Berbeda dengan ulama yang lebih luas maknanya.

    Baca: Wakil Ketua MPR Dukung Pencopotan Iklan Jokowi di Bioskop

    Adapun dalam konteks penyematan embel-embel ulama kepada Sandiaga, Hidayat mantap mengakui bahwa mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu memiliki banyak keahlian. Sandiaga diakui ahli di bidang ekonomi, di bidang bisnis, dan relasi. Maka itu, ujar Hidayat, Sandiaga layak disebut ulama.

    Selain unggul dalam bidang keahlian, seorang ulama juga biasanya memiliki etika baik sebagai seseorang yang beragama. Hidayat pun kembali memuji bahwa Sandjaga mumpuni di bidang tersebut. Ia mengatakan, Sandiaga tak setengah-setengah dalam menjalankan perintah agama. Dia bahkan menjalankan puasa sunah.

    "Infaq Sandiaga juga luar biasa. Lalu, dia enggak menerima gaji dan gaji yang diterima malah dizakatkan," kata Hidayat. Perilaku Sandiaga ini dikatakan Hidayat sebagai seseorang yang dianggap memiki sikap terpuji.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.