Dikabarkan Gabung ke PAN, Gatot Nurmantyo: Berita Itu Hoax

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (kiri) bersama Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, 8 Mei 2018. Zulkifli dan Gatot membahas pemilu damai serta persiapan menghadapi kontestasi pemilihan presiden 2019. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (kiri) bersama Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, 8 Mei 2018. Zulkifli dan Gatot membahas pemilu damai serta persiapan menghadapi kontestasi pemilihan presiden 2019. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo membantah kabar yang menyebut dirinya menjadi kader Partai Amanat Nasional atau PAN.

    Baca juga: Relawan Gatot Nurmantyo Sejak Awal Diprediksi Pecah di Pilpres

    "Saya tegaskan berita tersebut hoax. Saya tidak kemana-mana ya," kata Gatot saat dihubungi melalui pesan singkat, di Jakarta, Kamis 13 September 2018.
    Gatot juga menjawab hal serupa saat ditanya tentang kesediaannya masuk dalam jajaran Tim Sukses pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

    "Itu saja pernyataan saya, saat ini saya tidak kemana-mana, titik," kata dia lagi.

    Sebelumnya, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso mengatakan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo kemungkinan menjadi kader PAN, sehingga otomatis masuk dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

    "Kalau Gatot gabung PAN, berarti dukung kami di Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga," kata Djoko, di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu, 12 September 2018.

    Baca juga: Saat Relawan Gatot Nurmantyo Berubah Haluan Mendukung Jokowi

    Djoko yang merupakan Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga itu mengatakan berdasarkan informasi yang diperolehnya, Gatot Nurmantyo akan bergabung ke PAN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.