Minggu, 21 Oktober 2018

Luhut: Ma'ruf Amin Bisa Cegah Insiden Pilkada DKI Terulang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum MUI Maruf Amin, didampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla, memberikan sambutan dalam acara Dzikir dan Doa Bersama untuk Bangsa di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2018. Jokowi dan Maruf akan mendaftar ke KPU sebagai calon presiden dan wakil presiden pada esok hari, Jumat, 10 Agustus 2018. TEMPO/Subekti

    Ketua Umum MUI Maruf Amin, didampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla, memberikan sambutan dalam acara Dzikir dan Doa Bersama untuk Bangsa di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2018. Jokowi dan Maruf akan mendaftar ke KPU sebagai calon presiden dan wakil presiden pada esok hari, Jumat, 10 Agustus 2018. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan kehadiran Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden Jokowi membawa nuansa baru dalam pemilihan umum (pemilu). Ma'ruf disebut mampu membawa ketenangan.

    Baca juga: Jokowi Ungkap Alasannya Pilih Maruf Amin Jadi Cawapres

    "Saya pikir dengan masuknya Pak Ma'ruf Amin menjadi cawapres Pak Jokowi itu bagus buat kita semua sehingga rakyat Indonesia menjadi tenang dan baik," kata Luhut di Hotel Borobudur, Jakarta, Ahad, 12 Agustus 2018.

    Ketenangan yang dimaksud Luhut merujuk pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun lalu. Saat itu isu agama menjadi alat politik dan umat beragama dibenturkan. Ma'ruf dinilai bisa mencegah perpecahan antara umat beragama itu terulang lagi.

    Luhut mengatakan dampak kehadiran Ma'ruf sudah terlihat di Banten. Masyarakat senang cucu Syekh Nawawi itu dipilih Jokowi. Ma'ruf mendapat dukungan dari pesantren hingga jawara Banten.

    Menurut Luhut, masyarakat Banten bertekad memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Padahal di Pilpres 2014, Jokowi kalah di kawasan ini. "Mereka bilang mau usahakan 80 persen suara di sini. Saya ngeri juga padahal 2014 Pak Jokowi dan Pak JK kalah di Banten," kata Luhut.

    Baca juga: Ini Rangkaian 12 Jam Tes Kesehatan Jokowi - Ma'ruf Amin

    Luhut mengatakan kehadiran Ma'ruf Amin juga tak perlu dikhawatirkan oleh pemilih muda. "Saya berharap anak-anak muda jangan lihat karena Pak Ma'ruf sudah tua, lantas tidak bisa berperan. Dia sangat berperan menenangkan suasana," ujarnya. Dengan begitu, Jokowi mampu berfokus kepada masalah ekonomi, pembangunan manusia, kemiskinan, dan hal lainnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.