Rabu, 12 Desember 2018

Survei Alvara: Elektabilitas Prabowo Meningkat Ketimbang Jokowi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menerima Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 17 November 2016. Keduanya sedang menikmati sajian makan siang. Foto Istimewa/Biro Pers Istana Kepresidenan.

    Presiden Joko Widodo menerima Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 17 November 2016. Keduanya sedang menikmati sajian makan siang. Foto Istimewa/Biro Pers Istana Kepresidenan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Elektabilitas Prabowo Subianto sebagai calon presiden meningkat cukup signifikan dalam survei terbaru dari Alvara Research Center. Peningkatan angka elektabilitas Prabowo mengalahkan capres inkumben Joko Widodo atau Jokowi.

    “Jika dibandingkan dengah hasil survei sebelumnya, elektabilitas Jokowi dan Prabowo memang meningkat. Menariknya, kenaikan Prabowo cukup tinggi,” kata Chief Research Officer Alvara Harry Nugroho pada Jumat, 3 Agustus 2018.

    Baca: Survei SMRC: Jokowi Ungguli Prabowo di Jabar, Jateng dan Jatim

    Harry mengatakan dalam survei yang digelar Alvara sebelumnya pada Februari hingga Mei 2018, elektabilitas Jokowi berada di angka 46,8 persen. Sementara dalam survei terbaru, elektabilitas Jokowi naik menjadi 48,4 persen atau meningkat hanya 1,6 persen.

    Adapun Prabowo pada survei sebelumnya memperoleh 27,2 persen suara, sedangkan dalam survei Juli 2018 angkanya meningkat 5 persen menjadi 32,2 persen. “Jokowi akan bertarung ketat ketika berhadapan dengan Prabowo dibandingkan rival lainnya,” kata dia.

    Baca: Survei Charta Politika: Jokowi Ungguli Prabowo di Jawa Barat

    Meski begitu, Harry mengatakan dari berbagai simulasi kontestasi melawan kandidat manapun, Jokowi masih tak terkalahkan. Peluang Jokowi terpilih kembali, kata dia, lebih tinggi dibandingkan kandidat lain asal memperhatikan aspek kepuasan publik. “Kesejahteraan tenaga kerja, penyediaan lapangan kerja dan kemiskinan masih rendah di antara aspek lain,” kata dia.

    Alvara menggelar survei nasional pada 20-28 Juli 2018. Sigi itu menggunakan multistage random sampling yang melibatkan 1.142 responden berusia 17 tahun ke atas. Sampel diambil di seluruh provinsi di Indonesia dengan jumlah sampel tiap provinsi proporsional terhadap jumlah penduduk. Rentang margin of error sebesar 2,95 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

    Baca: Kalahkan Prabowo di Survei, Jokowi Rajin Blusukan ke Jawa Barat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers End Game, Para Jagoan yang Selamat Menuju Laga Akhir

    Sejumlah jagoan yang selamat dari pemusnahan Thanos di Infinity War akan berlaga di pertarungan akhir di Avengers Infinity War.