Survei SMRC: Jokowi Ungguli Prabowo di Jabar, Jateng dan Jatim

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, 17 November 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, 17 November 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Elektabilitas Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungguli Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Hasil tersebut diperoleh dari survei Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) di ketiga daerah itu.

    "Bila pemilihan presiden dilakukan saat ini di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, Jokowi unggul di atas Prabowo" kata Direktur Program SMRC Sirojudin Abbas di kantornya pada Jumat, 22 Juni 2018.

    Baca: SMRC: Ridwan Kamil, Ganjar, dan Khofifah Dianggap Jago Debat

    Sirojudin mengatakan Jokowi unggul telak di Jawa Timur dengan 58,8 persen suara, sedangkan Prabowo 26,9 persen suara. Begitupun di Jawa Tengah, Jokowi unggul dengan 73,5 persen dibandingkan Prabowo dengan 16,7 persen suara.

    Yang mengejutkan, kata Sirojudin, Jokowi juga unggul di Jawa Barat dengan 48,3 persen suara dan Prabowo 37,8 persen. Padahal, pada pemilihan presiden 2014, Jokowi kalah dari Prabowo di provinsi ini dengan 40,22 persen suara berbanding 59,78 persen suara.

    Baca: Survei SMRC: Ganjar, Ridwan Kamil dan Khofifah Diprediksi Menang

    SMRC melakukan survei di tiga provinsi pada tiga waktu berbeda. Di Jawa Tengah, survei dilakukan pada 23-30 Mei 2018. Di Jawa Timur, survei dilakukan pada 21-29 mei 2018. Di Jawa Barat, survei dilakukan pada 22 Mei -1 Juni 2018.

    SMRC mensurvei masing-masing 820 orang di tiap daerah secara acak. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 3,5 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.