Din Syamsuddin: Ulama Mendukung Capres Nestapa Bagi Ukhuwah

Reporter

Din Syamsuddin. TEMPO/Fahmi Ali

TEMPO.CO, Jakarta-Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin tidak setuju terhadap sikap kelompok ulama yang menyatakan dukungannya terhadap calon presiden tertentu. Menurutnya tindakan itu dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.

"Kalau terjadi sekelompok ulama mendukung A, lalu sekelompok ulama lain mendukung B, ini nestapa bagi ukhuwah islamiyah," kata Din di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Baca: Alumni Presidium 212 Tolak Capres-Cawapres Versi GNPF

Dukungan ulama terhadap capres kian marak menjelang pilpres 2019. Kelompok ulama yang mengatasnamakan diri Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI) mendeklarasikan dukungan terhadap Joko Widodo di Sentul, Bogor, pada 10 Juli 2018. Di sisi lain, Ijtima Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) mengusulkan nama Prabowo sebagai capres.

Menurut Din, politik yang hanya mengedepankan identitas keagamaan hanya akan menimbulkan konflik, bahkan di antara umat beragama yang memiliki keyakinan sama. "Ketika elite agama masuk ke politik, kekuasaan dengan perbedaan aspirasi kepentingan jelas pecah, apalagi melibatkan umat di lapis bawah. Umat ditarik ke kepentingan A, ke kepentingan B, ya pasti tegang," kata dia.

Simak: Ijtima Ulama GNPF Rekomendasikan Abdul Somad Cawapres Prabowo

Oleh karena itu Din mengimbau para ulama untuk saling menahan diri, namun bukan berarti tidak terjun ke dunia politik. "Dalam pandangan Islam, agama dan politik itu tak terpisahkan."

Ketika ulama masuk dunia politik, Din berpesan agar berfokus untuk menyumbangkan etika dan moral agama ke politik. "Saya ini penganut integrasi agama dan politik, tapi lebih pada penonjolan etika dan moral agama," kata Din Syamsuddin.






Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

19 jam lalu

Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai bahwa proses demokrasi di Indonesia harus dilihat secara mendalam.


Jelang Pilpres Brasil, Neymar Dukung Presiden Jair Bolsonaro

20 jam lalu

Jelang Pilpres Brasil, Neymar Dukung Presiden Jair Bolsonaro

Bintang sepak bola Brasil Neymar Junior mendukung upaya pemilihan ulang Presiden Jair Bolsonaro jelang pilpres Ahad 2 Oktober 202


Bakal Diusung NasDem, PKS, dan Demokrat Jadi Capres, Anies Baswedan: Saya Urus Jakarta Dulu

1 hari lalu

Bakal Diusung NasDem, PKS, dan Demokrat Jadi Capres, Anies Baswedan: Saya Urus Jakarta Dulu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau berbicara banyak soal rencana Partai Demokrat, PKS, hingga NasDem yang bakal mendukungnya jadi Capres 2024


PKS Solo Usul DPP Tegaskan Dukungan untuk Anies Baswedan Jadi Capres

1 hari lalu

PKS Solo Usul DPP Tegaskan Dukungan untuk Anies Baswedan Jadi Capres

Daryono mengungkapkan, menguatnya dukungan terhadap Anies Baswedan itu datang dari berbagai elemen masyarakat


NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

1 hari lalu

NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

Partai NasDem menyebut pengumuman koalisi dan calon presiden yang akan diusung partai itu akan dilakukan pada 10 November 2022.


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

2 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


PKS Belum Pastikan Ikuti NasDem Umumkan Capres dan Koalisi November

3 hari lalu

PKS Belum Pastikan Ikuti NasDem Umumkan Capres dan Koalisi November

PKS disebut-sebut bakal berkoalisi dengan Partai Demokrat dan Partai NasDem. Ketiganya mengatakan telah menjalin komunikasi yang intensif.


Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November

4 hari lalu

Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November

Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni menyatakan nama capres koalisi akan diumumkan 10 November. Hadir di acara bersama Anies Baswedan.


Anies Baswedan Direkomendasikan Jadi Capres di Muskercab, Mardiono Sebut Masih Aspirasi Kader

4 hari lalu

Anies Baswedan Direkomendasikan Jadi Capres di Muskercab, Mardiono Sebut Masih Aspirasi Kader

Nama Anies Baswedan direkomendasikan oleh DPC PPP untuk menjadi capres 2024 yang bakal disodorkan dalam muswil DKI


Anies Baswedan Hadir di Mukercab PPP, Mardiono Sebut Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

4 hari lalu

Anies Baswedan Hadir di Mukercab PPP, Mardiono Sebut Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

Mardiono mengatakan kehadiran Anies Baswedan dalam acara penutupan Mukercab tidak menjadi masalah karena termasuk dalam forum seremonial.