Minggu, 22 September 2019

Ijtima Ulama GNPF Rekomendasikan Abdul Somad Cawapres Prabowo

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Kiri-kanan) Ketua Pengarah Panitia Ijtima Ulama Abdul Rasyid Abdullah Syafii, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Presiden PKS Sohibul Imam, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Yusuf Martak, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, dan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra berfoto bersama saat menghadiri acara Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    (Kiri-kanan) Ketua Pengarah Panitia Ijtima Ulama Abdul Rasyid Abdullah Syafii, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Presiden PKS Sohibul Imam, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Yusuf Martak, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, dan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra berfoto bersama saat menghadiri acara Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil Ijtima' Ulama dan Tokoh Nasional Gerakan Nasional Pengawal Fatwa atau GNPF merekomendasikan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri dan Ustad Abdul Somad menjadi calon wakil presiden untuk Pilpres 2019. GNPF mengusulkan keduanya untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

    Baca: Ali Mochtar Ngabalin Sesalkan Ijtima GNPF Bahas Politik Praktis

    "Dua pasangan yang direkomendasikan GNPF Ulama ini saling melengkapi dari tokoh nasionalis-religius," kata Ketua Umum GNPF Yusuf Martak di Hotel Menara Penisula, Jakarta pada Ahad, 29 Juli 2018. Yusuf mengatakan rekomendasi tersebut dihasilkan dari diskusi yang cukup panjang.

    Yusuf bercerita beberapa usulan diserap dan kemudian didiskusikan dengan Ketua Pembina GNPF Rizieq Shihab lewat telepon. Hingga akhirnya, lanjut Yusuf, dihasilkan dua pasangan rekomendasi yakni Prabowo Subianto-Salim Segaf Al-Jufri dan Prabowo Subianto-Abdul Somad.

    Yusuf mengatakan kedua cawapres memang sengaja dipilih dari kalangan ulama agar ada perwakilan Islam di dalam pemerintahan. "Di pemerintahan yang sekarang kan belum tampak keterwakilan Islam itu," ujar Yusuf.

    Simak juga: Eks Jubir HTI Hadir Ijtima Ulama GNPF, Setuju #2019GantiPresiden

    Hasil rekomendasi ini akan disampaikan kepada pimpinan lima partai politik yang diundang dalam acara pembukaan Ijtima'Ulama GNPF yakni Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang, dan Partai Berkarya. Sebelumnya, kelima partai ini dianggap sebagai bagian dari koalisi keumatan yang direkomendasikan Rizieq Shihab.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.