Calon Jemaah Haji Indonesia Kloter Pertama Telah Tiba di Madinah

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jemaah calon haji kloter satu antre menunggu pemeriksaan kesehatan dan pemberian gelang identitas saat tiba di Asrama Haji Embarkasi Jakarta, di Pondok Gede, Jakarta, 27 Juli 2017. Mereka akan diberangkatkan pada Jumat dinihari. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Jemaah calon haji kloter satu antre menunggu pemeriksaan kesehatan dan pemberian gelang identitas saat tiba di Asrama Haji Embarkasi Jakarta, di Pondok Gede, Jakarta, 27 Juli 2017. Mereka akan diberangkatkan pada Jumat dinihari. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok terbang pertama calon jemaah haji Indonesia pertama telah tiba di Madinah, Arab Saudi pada Selasa, 17 Juli 2018.

    Sebanyak 392 calon jemaah haji kloter pertama itu berasal dari Padang, Sumatera Barat yang mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi.

    Baca: Pertama Kali Jemaah Haji Malaysia Jajal Jalur Mekkah

    "Kedatangan bapak dan ibu sekalian di Madinah sebagai duta Indonesia, pesan kami mari sama-sama kita jaga nama besar Idonesia di Arab Saudi," kata Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh dikutip Media Center Haji 2018 pada Selasa.

    Hal tersebut disampaikan Agus dalam upacara penyambutan calon jemaah haji. Prosesi penyambutan kedatangan perdana jemaah diawali dengan penaburan bunga dan lantunan shalawat nabi. Setiap jemaah lalu memakan kurma nabi dan minum air zamzam dalam kegiatan tersebut.

    Baca: Hari Ini, Garuda Mulai Terbangkan Calon Jamaah Haji Indonesia

    Seusai kegiatan tersebut, calon jemaah haji akan berada di Madinah selama sembilan hari untuk melakukan sejumlah prosesi seperti ziarah, dan shalat di Masjid Nabawi. Kemudian, mereka akan berangkat ke Mekkah untuk melakukan sejumlah prosesi ritual umrah dan haji.

    Tahun ini, Indonesia memberangkatkan sekitar 221.000 calon jemaah haji. Mereka akan diberangkatkan secara bertahap mulai 17 Juli 2018.

    Baca: Pesan Pemerintah untuk Calon Jemaah Haji Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.