Presiden PKS: Anies Baswedan Berpeluang Tinggi Menang di Pilpres

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Habib Muhammad Luthfi  bin Yahya (kedua kiri), Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman (kedua kanan), dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berdoa saat menghadiri Tausiyah Kebangsaan di kompleks Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, 26 November 2017. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Habib Muhammad Luthfi bin Yahya (kedua kiri), Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman (kedua kanan), dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berdoa saat menghadiri Tausiyah Kebangsaan di kompleks Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, 26 November 2017. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki peluang tinggi untuk terpilih menjadi presiden pada pemilihan presiden atau Pilpres 2019 mendatang. "Insya allah," ujar Sohibul kepada awak media di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Jakarta, Senin, 9 Juli 2018.

    Menurut Sohibul, PKS akan memanfaatkan mesin partai untuk mendukung peluang tersebut jika Anies maju sebagai calon presiden. "Mesin kami, ya kami gerakkan," katanya.

    Baca juga: JK Sarankan Anies dan AHY Jadi Capres di 2024

    Wacana Anies menjadi capres muncul dari PKS. Internal partai itu ingin mengusung Anies menjadi calon presiden berpasangan dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher.

    Namun hal ini masih sebatas wacana mengingat koalisi mereka, Partai Gerindra menginginkan Ketua Umum Prabowo Subianto menjadi calon presiden. Anies malah digadang-gadang akan menjadi cawapres bagi Prabowo ketimbang jadi capres.

    Sohibul menilai Anies Baswedan lebih pas jika menjadi calon presiden ketimbang cawapres pada pilpres 2019. Sebab, kata dia, jabatan Anies sekarang sebagai Gubernur DKI posisinya sama dengan wakil presiden. "DKI 1 itu sama dengan RI 3, bahkan sama dengan RI 2. Jadi posisinya sudah strategis," ucapnya.

    Baca juga: Anies Baswedan Bakal Cawapres Prabowo, Sandiaga Uno Galau

    Meski demikian, PKS tetap menginginkan Anies berfokus di DKI. Namun tetap tak menutup kemungkinan Anies maju ke laga pilpres 2019. "Kalau ada situasi Pak Anies harus ke nasional, saya katakan oke, tetapi jangan cawapres, tetap capres," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.