Menang Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Sudah Punya Program 100 Hari

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil menemui Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy, untuk melaporkan hasil pilkada Jawa Barat di kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juli 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Ridwan Kamil menemui Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy, untuk melaporkan hasil pilkada Jawa Barat di kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juli 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, JakartaRidwan Kamil alias Emil telah merancang program seratus hari pertama sebagai Gubernur Jawa Barat yang baru. Bersama pasangan wakilnya, Uu Ruzhanul Ulum, pasangan yang disingkat Rindu itu akan membenahi kinerja pemerintah daerah. Ratusan aplikasi yang diterapkan di pemerintah Kota Bandung bakal dihibahkan ke pemerintah provinsi Jawa Barat.

    Emil mengatakan akan melakukan standardisasi kinerja pemerintah daerah. Rencana itu berdasarkan pengalaman Kota Bandung yang meraih nilai A kinerja pemerintah. satu-satunya yang nilainya A. "Maka nanti seratus hari pertama, saya akan menstandardisasi reformasi birokrasi. Semua aplikasi yang beratus-ratus di Bandung mau saya hibahkan," katanya kepada Tempo, Senin 2 Juli 2018.

    Baca juga: Ridwan Kamil Unggul Versi PKS, Gerindra Minta Bersabar

    Selama lima tahun ke depan ia ingin menjadikan seluruh kinerja kota kabupaten di Jawa Barat naik kelas. Acuannya pada kinerja birokrasi yang bernilai baik di daerah tingkat dua. "Kalau dikatakan Purwakarta bagus di bidang budaya, berarti seluruh kota kabupaten akan saya ajak untuk mengikuti Purwakarta di bidang budaya," katanya.

    Kota lain misalnya Kabupaten Kuningan yang mendapat predikat terbaik di bidang pertanian menurut Presiden. Berarti, kata Emil, seluruh pertanian akan menyalin praktik terbaik dari Kuningan. "Itu akan terasa setahun atau dua tahun, warisan Bandung yang saya bawa ke level provinsi," katanya.

    Mobil Kekasih juga akan disebar ke seluruh Jawa Barat. Begitu pun mobil bus Bandros. "Indeks kebahagiaan akan jadi teori baru karena ranking indeks kebahagiaan Jawa Barat kan jelek ya ranking 30 dari 34 sampai 36," ujarnya. Rumus Bandung sebagai kota yang bahagia bakal diduplikasi juga.

    Bersama Uu Ruzhanul Ulum, Ridwan Kamil mengatakan juga ingin memprioritaskan pesantren. "Kita menemukan negara itu abai terhadap anak bangsa yang namanya santri. Kalau kita punya anak namanya sekolah negeri ada duitnya, sekolah madrasah negeri ada duitnya, tapi santri nggak ada duitnya sama sekali," kata dia.

    Baca juga:  Ini Hal Pertama yang Disiapkan Ridwan Kamil Jika jadi Gubernur

    Berdasarkan rekapitulasi KPU Jawa Barat, pasangan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum memenangi Pilgub Jabar 2018. Pasangan Ridwan-Uu mendapatkan 7.226.254 suara atau unggul dengan torehan 32,88 persen.
    Pasangan Ridwan-Uu unggul dengan selisih 4,14 persen dari pesaing terdekatnya, yakni pasangan nomor urut tiga, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dengan raihan 6.317.465 suara atau setara dengan hitungan 28,74 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.