Elektabilitas Anies Baswedan jika Maju Pilpres 2019 Versi SMRC

Reporter

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut hadir dalam acara Festival Betawi 2018 di Gedung Smesco dan memberi kesempatan pengunjung untuk membatik. Kamis, 31 Mei 2018. Maria Fransisca.

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Djayadi Hanan menilai elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak cukup tinggi untuk maju dalam pemilihan presiden 2019. Elektabilitas Anies dalam survei tak sampai 1 persen.

Elektabilitas Anies masih di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) ataupun Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Kalau sebagai capres, elektabilitasnya di bawah Prabowo dan Jokowi," ujar Djayadi di Cikini, Jakarta, Sabtu, 30 Juni 2018.

Baca: Pilpres 2019, PDIP: Ada yang Ingin Memecah Jokowi dengan Koalisi

Dalam survei yang dilakukan SMRC pada akhir tahun lalu, elektabilitas Anies berada pada kisaran 0,5 persen. Angka tersebut masih kalah jauh di bawah Jokowi dengan 38,9 persen serta Prabowo dengan 10,5 persen.

Elektabilitas Anies juga masih rendah dibanding beberapa tokoh lain. Anies masih kalah dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan elektabilitas 1,4 persen dan mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia Gatot Nurmantyo dengan 0,8 persen.

Djayadi mengatakan Anies Baswedan memiliki elektabilitas cukup baik, jika maju sebagai cawapres. Dia menilai elektabilitas bekas Menteri Pendidikan itu berada di atas 10 persen.

Baca: Zulkifli Hasan: PAN Tentukan Koalisi Pilpres 2019 di Injury Time

"Kalau sebagai cawapres, dia tinggi sama dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gatot Nurmantyo," ujarnya. "Tingginya belasan persen, tidak sampai 50-an."

Meski begitu, menurut Djayadi, Anies Baswedan memiliki potensi untuk maju dalam pemilihan presiden 2019. Anies cukup memiliki peluang untuk maju dari kubu Prabowo Subianto.

Djayadi mengatakan ada dua kemungkinan cara untuk Anies maju ke pilpres 2019. Cara pertama, kata dia, Anies dapat maju sebagai cawapres Prabowo. "Sedangkan cara kedua, dia (Anies) nyalon dengan Prabowo tak maju," katanya.

Baca: Fadli Zon Sebut Jusuf Kalla Bisa Jadi King Maker di Pilpres 2019

Namun, menurut Djayadi, Anies akan sulit untuk maju sebagai capres tanpa sokongan Prabowo. Sebab, sebelumnya Anies bisa menjadi Gubernur DKI Jakarta atas dukungan dari mantan Komandan Jenderal Kopassus itu. "Kalau dia nyalon sendiri, dia dianggap mengkhianati Prabowo," ucapnya.

Ia menambahkan, jika Anies Baswedan maju tanpa dukungan Prabowo, kemungkinan besar dia akan kalah telak dalam pilpres. Sebab, dua saingan Anies, yaitu Prabowo dan Jokowi, merupakan dua tokoh yang punya elektabilitas tinggi.

"Kalau Anies maju Prabowo maju, Anies akan digebuki oleh dua calon, yaitu Prabowo dan Jokowi," tuturnya. "Makanya, Anies kalau maju harus dari kubu Prabowo, kalau tidak dia akan kalah sendiri."

AHMAD FAIZ






Anies Baswedan Resmikan Tugu 66 yang Direlokasi ke Taman Menteng

1 jam lalu

Anies Baswedan Resmikan Tugu 66 yang Direlokasi ke Taman Menteng

Anies Baswedan resmikan Tugu 66 yang direlokasi ke Taman Menteng.


Anies Baswedan Resmikan Relokasi Tugu 66 ke Taman Menteng, Terhalang Proyek LRT Jabodebek

7 jam lalu

Anies Baswedan Resmikan Relokasi Tugu 66 ke Taman Menteng, Terhalang Proyek LRT Jabodebek

Anies Baswedan menganggap Tugu 66 tak representatif jika tetap berlokasi di kawasan proyek LRT Jabodebek di Jalan Rasuna Said.


Politikus Senior Golkar Dukung Anies Baswedan Jadi Calon Presiden 2024

8 jam lalu

Politikus Senior Golkar Dukung Anies Baswedan Jadi Calon Presiden 2024

Politikus senior Golkar itu menyebut Anies Baswedan sebagai juniornya di Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).


Anies Baswedan Klaim Sumur Resapan Percepat Banjir Surut, PSI DKI: Solusi Murahan

9 jam lalu

Anies Baswedan Klaim Sumur Resapan Percepat Banjir Surut, PSI DKI: Solusi Murahan

Solusi andalan Anies Baswedan dalam pengedalian banjir seperti sumur resapan dan Toa semestinya hanya menjadi supporting sistem.


Anies Baswedan Gratiskan Pajak Tanah yang Dimanfaatkan untuk Bertani dan Beternak

11 jam lalu

Anies Baswedan Gratiskan Pajak Tanah yang Dimanfaatkan untuk Bertani dan Beternak

Anies Baswedan mengatakan kebijakan bebas pajak tanah pertanian ini supaya orang memanfaatkan lahan kosongnya untuk bertani dan beternak.


Kata Sandiaga soal Isu Jadi Cawapres untuk Anies atau Prabowo

12 jam lalu

Kata Sandiaga soal Isu Jadi Cawapres untuk Anies atau Prabowo

Sandiaga menyatakan menyerahkan seluruh keputusan pemilihan cawapres itu kepada partai politik.


Hadapi Potensi Resesi, Anies Baswedan Sebut DKI Jakarta Teken MoU dengan 11 Daerah

12 jam lalu

Hadapi Potensi Resesi, Anies Baswedan Sebut DKI Jakarta Teken MoU dengan 11 Daerah

Anies Baswedan berharap kerja sama ini bakal menggerakkan perekonomian domestik.


2 Investor Cina dan 1 Prancis Incar ITF Sunter, Mandek 4 Tahun setelah Anies Groundbreaking

13 jam lalu

2 Investor Cina dan 1 Prancis Incar ITF Sunter, Mandek 4 Tahun setelah Anies Groundbreaking

DKI Jakarta memastikan pembangunan fasilitas pengelolaan sampah terpadu atau ITF Sunter di Jakarta Utara saat ini masuk proses seleksi mitra.


PKS Ungkap AHY dan Khofifah Bisa Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024

13 jam lalu

PKS Ungkap AHY dan Khofifah Bisa Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024

Menurut PKS lumbung suara terbesar Anies Baswedan ada di Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera, dan Banten. Pasangannya harus kuat di Jateng dan Jatim.


BPBD DKI Pastikan Banjir Jakarta Telah Surut Seluruhnya

15 jam lalu

BPBD DKI Pastikan Banjir Jakarta Telah Surut Seluruhnya

Kemarin, 31 RT dan enam ruas jalanan Jakarta tergenang banjir, bahkan hingga pukul 06.00, 9 RT masih tergenang. .