Minggu, 22 September 2019

Fadli Zon Sebut Jusuf Kalla Bisa Jadi Kingmaker di Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon, datang ke Kantor Kepolisian Resor Metro Jaya pada pukul 23.24 WIB untuk menjenguk koleganya, Ahmad Dhani. Dhani sampai saat ini sedang diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, Jakarta, 30 November 2017. Tempo/Adam Prireza

    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon, datang ke Kantor Kepolisian Resor Metro Jaya pada pukul 23.24 WIB untuk menjenguk koleganya, Ahmad Dhani. Dhani sampai saat ini sedang diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, Jakarta, 30 November 2017. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai langkah Jusuf Kalla yang bertemu dengan banyak tokoh menjelang pemilihan presiden 2019 sebagai hal yang bagus.

    "Bagus ya, Pak JK kan tokoh yang relatif bisa berkomunikasi dengan banyak pihak,” kata dia di Komplek Parlemen, Jakarta pada Jumat, 29 Juni 2018.

    Baca: Fadli Zon Tak Anggap Serius Ide PKS Usung Anies-Aher di Pilpres

    Fadli mengatakan bisa saja dengan pengalamannya, JK menjadi kingmaker atau sebagai orang yang tetap didengar pendapat dan pengaruhnya dalam pilpres 2019. “Yang saya dengar Pak JK tidak akan maju lagi yang akan datang. Saya kira Pak JK ini bisa menjadi rujukan dari banyak orang untuk menjadi semacam negarawan,” kata Fadli.

    Baca: Fadli Zon: Gerindra Tunggu Jokowi Umumkan Cawapres

    Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK sebelumnya menyambangi kediaman presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, di Kuningan, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018. JK datang bersama istrinya, Mufidah Kalla. Keduanya disambut SBY dan istrinya, Ani Yudhoyono serta putra pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono.

    Tidak mengunjungi hanya SBY, JK sebelumnya juga menyambangi kediaman mantan presiden BJ Habibie. Ia bertemu dengan presiden ketiga RI tersebut pada Senin, 21 Juni lalu.

    Baca: Fadli Zon: Gerindra tetap Prioritaskan Koalisi dengan PKS dan PAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe