Jumat, 17 Agustus 2018

Jusuf Kalla Tegaskan Tak Bicara Politik dengan SBY

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SBY bersama Ani Yudhoyono dan Agus Yudhoyono berfoto bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istrinya Mufidah Kalla yang mengunjungi kediaman mereka di Kuningan, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018. TEMPO/Vindry Florentin

    SBY bersama Ani Yudhoyono dan Agus Yudhoyono berfoto bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istrinya Mufidah Kalla yang mengunjungi kediaman mereka di Kuningan, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018. TEMPO/Vindry Florentin

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) malam tadi tidak ada hubungannya dengan politik. Menurut dia, pertemuannya itu semata-mata untuk silaturahmi.

    "Pertama, saya ketemu Bu Megawati, Pak Habibie, Pak SBY. Artinya, semua mantan presiden saya silaturahim, bukan urusan politik itu," katanya di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2018.

    Baca juga: JK: Kaum Milenial Cenderung Ogah-ogahan Gunakan Hak Pilih

    Kalla mengatakan, dalam pertemuan dengan SBY, dirinya juga tidak membahas soal koalisi dalam pemilihan presiden 2019. Ia menjelaskan, pertemuan itu adalah pertemuan keluarga.

    "Semalam, saya tidak bicarakan apa pun tentang koalisi, hanya bicara kekeluargaan," ucapnya. "Tidak bicara politik, sama sekali tidak bicara politik," ujarnya.

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan pertemuan dua tokoh ini diharapkan membuka peluang membentuk koalisi alternatif antara Golkar dan Demokrat untuk pemilihan presiden 2019. Pasalnya, dalam pemilihan kepala daerah 2018 kedua partai itu berkoalisi di banyak daerah.

    Baca juga: Jusuf Kalla: Pemilu 2019 Paling Rumit di Dunia

    Namun Jusuf Kalla enggan berkomentar banyak soal pernyataan Hinca itu. Menurut dia, ke mana arah koalisi Golkar adalah ranahnya Ketua Umum Airlangga Hartarto.

    Selain itu, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pernah mengungkapkan partainya tengah mengkaji opsi memasangkan dirinya dengan Kalla dalam pemilihan presiden 2019. Menanggapi hal itu, Kalla mengaku tidak paham.

    "JK-AHY saya sama sekali tidak mengerti," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Jurus Rusia Membalas Sanksi AS Terkait Sergei Skripal

    Berikut 5 hal yang mungkin Rusia sebagai retaliasi atas sanksi dari AS terkait kasus serangan racun novichok kepada Sergei Skripal dan putrinya.