Prabowo: Ada Kekuatan Uang yang Bisa Menentukan Siapa Presiden RI

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat jadi juru kampanye pasangan calon gubernur Sudrajat-Syaikhu di Monumen Perjuangan Rakyat di Bandung, 12 Mei 2018. Prabowo berorasi selama hampir satu jam. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan kekuatan politik di pemerintahan sekarang sedang dalam masa-masa kritis. Prabowo bahkan mengatakan, pencalonan pejabat pemerintahan sekarang bisa dibeli dengan uang.

“Ada kekuatan yang punya uang, merasa bisa menentukan siapa yang akan menjadi bupati, wali kota, gubernur, bahkan presiden Republik Indonesia yang akan datang,” kata Prabowo lewat video yang diunggah di akun Facebook Prabowo Subianto, Selasa 19 Juni 2018.

Baca juga: Hidayat Nur Wahid Bantah PKS Jadi Bawahan Rizieq Shihab

Prabowo mengatakan kelemahan di bidang politik tersebut adalah hasil dari melemahnya kedaulatan ekonomi dan merajalelanya korupsi. “Lembaga-lembaga kita lemah, semakin banyak uang yang diambil, akibatnya kekuatan politik terancam,” kata dia.

Prabowo yang berbicara dalam ruangan dengan berlatar lukisan Jenderal Besar Sudirman itu mengatakan, negara lain telah melakukan state capture terhadap Indonesia. Ia mengatakan Indonesia sekarang sedang dikuasai atau dijajah oleh kerja sama antara beberapa pejabat dari pihak swasta dan asing.

Baca juga: Hidayat Nur Wahid Akui PKS Bermain di Dua Kaki

“Saudara-saudara kondisi inilah yang mengakibatkan Indonesia dalam keadaan lemah, tentara kita lemah, kekayaan laut diambil, kita merasa kondisi ekonomi Indonesia semakin menyusahkan kehidupan rakyat,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan pihak yang berkuasa dalam hal ini pemerintah terkadang melakukan kebijakan populis dan membagikan paket-paket tertentu untuk mengambil hati rakyat. “Tapi ini tidak memperkuat kedaulatan ekonomi kita,” kata dia.

Baca juga: Hidayat Nur Wahid dan Deddy Mizwar Perang Cuit di Twitter

Menurut Prabowo, Partai Gerindra adalah salah satu yang menjadi benteng terakhir dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Prabowo juga menekankan arti penting Pasal 33 UUD 1945 ayat tiga yang berbunyi Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

“Tetapi kita (Gerindra) jangan besar kepala dan menyombongkan diri. Tetapi mungkin itulah kenyataannya. Mungkin tinggal kita yang masih bicara tentang Pasal 33,” kata dia.

Baca juga: Prabowo Akan Bertemu SBY Sebelum Pilkada Serentak 2018

Prabowo kemudian berpesan kepada kadernya untuk tetap tegar dan teguh dalam menghadapi tantangan negara. Prabowo menegaskan, Partai Gerindra saat ini sedang menghadapi tantangan yang berat dalam membela keadilan, kebenaran dan kejujuran. “Kita ingin memberi kepada rakyat Indonesia pemimpin-pemimpin yang bersih, baik dan amanah terhadap bangsa Indonesia,” kata dia.






DPR Setujui Anggaran Kementerian Pertahanan Rp 134 Triliun

3 jam lalu

DPR Setujui Anggaran Kementerian Pertahanan Rp 134 Triliun

DPR menyetujui anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2023 sebesar Rp 134 triliun dari usulan sebelumnya mencapai Rp 319 Triliun


Survei CSIS: Ganjar Pranowo Paling Disukai Pemilih Milenial sebagai Capres 2024

9 jam lalu

Survei CSIS: Ganjar Pranowo Paling Disukai Pemilih Milenial sebagai Capres 2024

CSIS merilis hasil survei yang menyatakan bahwa pemilih milenial dan generasi Z mengunggulkan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.


Cak Imin Ngarep Jadi Wakil Puan Maharani di 2024, Prabowo Bilang Begini

20 jam lalu

Cak Imin Ngarep Jadi Wakil Puan Maharani di 2024, Prabowo Bilang Begini

Prabowo mengingatkan Gerindra dan PKB telah terikat dalam kesepakatan kerja sama di bawah bingkai Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.


Effendi Simbolon Absen dalam Rapat Bersama Andika dan Dudung Abdurachman

1 hari lalu

Effendi Simbolon Absen dalam Rapat Bersama Andika dan Dudung Abdurachman

Hari ini Effendi Simbolon tak hadir dalam rapat Komisi I DPR dengan Menhan Prabowo Subianto, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dan Andika Perkasa.


Prabowo Subianto Minta Rapat Bersama Komisi I DPR Digelar Secara Tertutup

1 hari lalu

Prabowo Subianto Minta Rapat Bersama Komisi I DPR Digelar Secara Tertutup

Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, bertanya kepada Prabowo ihwal mekanisme gelaran rapat, Prabowo menghendaki rapat digelar secara tertutup.


Prabowo, Dudung Abdurachman, dan Andika Perkasa Hadiri Rapat Bersama Komisi I DPR

1 hari lalu

Prabowo, Dudung Abdurachman, dan Andika Perkasa Hadiri Rapat Bersama Komisi I DPR

Rapat Komisi I DPR kali ini dihadiri KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, Menhan Prabowo Subianto, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.


Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

1 hari lalu

Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

Sebelumnya, Prabowo bersilaturahmi dengan 9 kiai NU di Asrama Perguruan Tinggi Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang.


Saat Cak Imin Ingin Jadi Cawapres Puan dan Prabowo Bilang Ridwan Kamil Harus Diperhitungkan

1 hari lalu

Saat Cak Imin Ingin Jadi Cawapres Puan dan Prabowo Bilang Ridwan Kamil Harus Diperhitungkan

Muhaimin atau Cak Imin menyebut ingin jadi calon wakil presiden jika Puan nyapres. Sebelumnya, Prabowo bilang Ridwan Kamil harus diperhitungkan.


Prabowo Bilang Potensi Ridwan Kamil Harus Diperhitungkan

2 hari lalu

Prabowo Bilang Potensi Ridwan Kamil Harus Diperhitungkan

Prabowo beberapa kali menyebut nama Ridwan Kamil. Disambut tepuk tangan peserta yang hadir.


Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto Sepakat Rekrut Lebih Banyak Partai untuk Gabung ke Koalisi Mereka

2 hari lalu

Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto Sepakat Rekrut Lebih Banyak Partai untuk Gabung ke Koalisi Mereka

Muhaimin Iskandar menyatakan telah sepakat dengan Prabowo Subianto untuk terus memperbesar koalisi mereka dengan merekrut partai lainnya.