Kehadiran Yahya Staquf di Acara ICFR Dinilai Menguntungkan Israel

Reporter

Editor

Amirullah

Mantan juru bicara (Jubir) Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yahya Cholil Staquf menyapa para undangan usai dilantik menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Kamis 31 Mei 2018. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Yon Machmudi mengatakan kedatangan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Staquf ke acara yang dihelat Israel Council on Foreign Relations (ICFR) menguntungkan Israel secara politik.

Yon mengganggap kedatangan Yahya ke Israel tidak tepat dan jauh dari membawa misi perdamaian dunia. “Tidak ada upaya untuk mengkritik atau mengecam apa yang dilakukan Israel karena ini undangan dari organisasi yang berafiliasi dengan Israel,” kata Yon saat dihubungi, Rabu, 13 Juni 2018.

Baca: Kata Pengamat Timur Tengah Soal Lembaga Pengundang Yahya Staquf

Yahya yang juga merupakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diundang ke Israel untuk menjadi pembicara seminar oleh Israel Council on Foreign Relations (ICFR) pada Ahad, 10 Juni 2018. Forum tersebut dihelat di The David Amar Worldwide North Africa Jewish Heritage Center, Yerussalem.

Menurut Yon, Israel saat ini membutuhkan dukungan publik setelah insiden demonstrasi memperingati 70 tahun Nakba yang menewaskan 109 dan melukai 20 ribu warga Palestina. Dalam demonstrasi tersebut salah satu perawat Palestina yakni Razan Ashraf Al-Najjar, 21 tahun, juga tewas tertembak saat hendak menolong salah seorang demonstran.

“Selain itu ada juga terkait dengan pemindahan ibu kota Israel ke Yerussalem. Mereka merasa terkucilkan di dunia internasional. Maka dukungan publik perlu mereka dapatkan,” kata Yon.

Yon mengatakan Israel sengaja mengundang banyak tokoh Islam untuk menunjukkan bahwa negara dengan masyoritas penduduk Yahudi itu mendukung perdamaian dunia.

Di sisi lain, menurut Yon, kedatangan Yahya ke Israel merugikan Indonesia secara politik. “Ini menjadi kontraproduktif juga dengan statement dan sikap tegas pemerintah dalam hal dukungan yang kuat terhadap Palestina dan tidak mengakui kedaulatan Israel,” kata Yon.

Baca: Di Israel, Yahya Staquf Bicara Soal Melanjutkan Langkah Gus Dur

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Adita Irawati mengatakan keberangkatan Yahya ke Israel tidak mewakili pemerintah. "Atas nama pribadi, bukan sebagai Wantimpres," kata Adita saat dihubungi Tempo pada Ahad, 10 Juni 2018.

Hal sama diutarakan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj. Ia menuturkan keberangkatan Yahya ke sana sebagai pribadi dan tidak mewakili PBNU. "Sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Nahdlatul Ulama," kata Said di Jakarta kemarin.

Said mengatakan PBNU akan selalu berpihak pada Palestina. Menurutnya, Palestina adalah bangsa yang dizalami dan ditindas oleh Israel. “Sampai kapanpun PBNU akan memperjuangkan kemerdekaan untuk Palestina,” kata dia.

ALFAN HILMI | AHMAD FAIZ






PBNU Beri Pendampingan Hukum kepada Tersangka Korupsi Mardani Maming

29 Juni 2022

PBNU Beri Pendampingan Hukum kepada Tersangka Korupsi Mardani Maming

Ketua Umum PBNU Yahya Staquf menyatakan akan melakukan pendampingan hukum terhadap Mardani Maming. Ajukan praperadilan atas keputusan KPK.


Soal Hubungan Gus Yahya dan Cak Imin, Jazilul: NU-PKB Tak Bisa Dipisahkan

24 Mei 2022

Soal Hubungan Gus Yahya dan Cak Imin, Jazilul: NU-PKB Tak Bisa Dipisahkan

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan NU akan tetap menjadi visi politik PKB..


Yahya Staquf Minta Partai Tak Eksploitasi Nahdlatul Ulama untuk Politik

24 Mei 2022

Yahya Staquf Minta Partai Tak Eksploitasi Nahdlatul Ulama untuk Politik

Ketua umum PBNU Yahya Staquf meminta tak mengeksploitasi Nahdlatul Ulama untuk kepentingan politik identitas menjelang Pemilu 2024.


Cak Imin Klaim Didukung Nahdliyin Nyapres, Gus Yahya: Tinggal Nunggu Buktinya

23 Mei 2022

Cak Imin Klaim Didukung Nahdliyin Nyapres, Gus Yahya: Tinggal Nunggu Buktinya

Ketua PBNU Yahya Staquf atau Gus Yahya tidak setuju jika partai politik menggunakan identitas NU untuk bermanuver di ajang Pemilu 2024.


Panglima TNI ke PBNU, Yahya Staquf: Saya Sampai Pikir Pak Andika Perkasa NU Juga

23 Mei 2022

Panglima TNI ke PBNU, Yahya Staquf: Saya Sampai Pikir Pak Andika Perkasa NU Juga

Ketua Umum PBNU Yahya Staquf mengatakan kedatangan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk diskusi soal bela negara.


Cak Imin Pamer Kaus NU Kultural Ber-PKB, PBNU: Semakin Renggangkan Hubungan

18 Mei 2022

Cak Imin Pamer Kaus NU Kultural Ber-PKB, PBNU: Semakin Renggangkan Hubungan

Cak Imin mengunggah gambar kaus yang menyebut NU kultural wajib ber PKB dinilai semakin merenggangkan hubungan dengan PBNU.


Prabowo Dipastikan Temui Rais Aam dan Ketua Umum PBNU

7 Mei 2022

Prabowo Dipastikan Temui Rais Aam dan Ketua Umum PBNU

Pertemuan Prabowo dan Rais Aam maupun Ketua Umum PBNU Yahya Staquf akan dilangsungkan pada hari libur, baik Sabtu maupun Minggu


Yahya Staquf: Harlah PPP Dihadiri Jajaran PBNU Terbanyak

27 Maret 2022

Yahya Staquf: Harlah PPP Dihadiri Jajaran PBNU Terbanyak

Puncak Harlah PPP ke-49 digelar bersamaan dengan haul Hasyim Muzadi ke-5 di Pesantren Al-Hikam, Malang.


Puan Maharani Sambangi Markas PBNU

15 Maret 2022

Puan Maharani Sambangi Markas PBNU

Puan Maharani datang mengenakan kerudung putih dan kebaya merah. Puan didampingi oleh Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah.


Ketua Umum PBNU Yahya Staquf Sarankan Dialog soal Penundaan Pemilu 2024

28 Februari 2022

Ketua Umum PBNU Yahya Staquf Sarankan Dialog soal Penundaan Pemilu 2024

Kata Yahya Staquf, usulan penundaan pemilu 2024 dapat didudukkan bersama oleh seluruh pihak untuk mencari solusi terbaik bagi bangsa.