Jokowi: Perjuangan Menjadi Anggota DK PBB Panjang dan Lama

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, berada di Markas Besar PBB, New York, dalam rangka kampanye keanggotaan tidak tetap Indonesia untuk Dewan Keamanan PBB (DK PBB), Selasa, 5 Juni 2018. Sumber: Dokumen Kemenlu

TEMPO.CO, Bogor - Presiden Joko Widodo mengatakan keberhasilan Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa atau DK PBB adalah berkat kerja keras dalam jangka panjang para diplomat Indonesia. Indonesia telah berkampanye untuk menjadi anggota tidak tetap DK PBB sejak lama.

Pemerintah selalu mengangkat isu pencalonan Indonesia di DK PBB dan meminta dukungan saat bertemu dengan kepala negara, kepala pemerintahan, dan negara-negara sahabat. “Dilakukan secara bersih, tidak menghamburkan uang, dan lebih mengedepankan rekam jejak dan visi Indonesia untuk Dewan Keamanan Indonesia," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa, 12 Juni 2018.

Baca:
Jadi DK PBB, Indonesia Diminta Maksimalkan ...
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB ...

Selain berkampanye, ujar Presiden, Indonesia terpilih karena kondisi dalam negeri yang demokratis, stabil, dan damai. "Kondisi ini memiliki kontribusi besar dalam pemenangan ini."

Rekam jejak dan kontribusi diplomasi Indonesia dalam turut menjaga perdamaian juga jadi alasan kemenangan Indonesia. Faktor lainnya adalah independensi dan netralitas politik luar negeri Indonesia dan peran Indonesia dalam menjembatani perbedaan, termasuk di negara-negara yang sedang dilanda konflik.

Indonesia terpilih menjadi anggota tidak tetap DK PBB dengan dukungan 140 dari 190 negara. Indonesia terpilih bersama Jerman, Belgia, Afrika Selatan, dan Republik Dominica untuk bertugas selama 2019-2020.

Baca:
Indonesia Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB ...
Indonesia Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB ...

Ini kali keempat Indonesia menjadi anggota. Indonesia pertama kali terpilih untuk masa bakti 1973-1974 bersama Kenya, Peru, Australia, dan Austria. Indonesia kembali terpilih untuk masa bakti 1995-1996 bersama Jerman, Botswana, Honduras, dan Italia dan masa bakti 2007-2008 bersama Italia, Belgia, Panama, dan Africa Selatan.

Sebagai anggota kali ini, Indonesia akan memprioritaskan isu Palestina di DK PBB. Indonesia juga ingin memperkuat eksositem perdamaian dan stabilitas dunia dgn memperkuat budaya penyelesaian konflik secara damai serta memperkuat sinergi organisasi kawasan.

Prioritas Indonesia di DK PBB yang lain adalah meningkatkan pendekatan komprehensif dalam menangani kejahatan lintas batas, termasuk terorisme. Selain itu, Indonesia ingin mensinergikan upaya menciptakan perdamaian dengan pencapaian agenda pembangunan 2030.






Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

37 menit lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

7 jam lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

10 jam lalu

Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

Program pengalihan kompor elpiji 3 kilogram milik masyarakat menjadi kompor listrik kandas di tengah jalan. Apa sebabnya?


Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

10 jam lalu

Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

Pemerintah Prancis mengumumkan akan menutup masjid karena menganggap imamnya radikal,


Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

14 jam lalu

Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

Presiden Jokowi menyentil pejabat negara yang memamerkan aktivitas melancongnya ke luar negeri di media sosial. Menurut Jokowi, kegiatan para pejabat itu membuat devisa lari ke luar negeri.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

15 jam lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akuisisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

15 jam lalu

DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akuisisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

MRT Jakarta telah meminta penyertaan modal daerah Rp 1,7 triliun untuk mengakuisisi PT KCI. Kondisi fiskal terkendala pandemi Covid-19.


Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

15 jam lalu

Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah untuk kompak bersama-sama menghadapi ancaman inflasi


Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

16 jam lalu

Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

Jokowi menjelaskan, infrastruktur dibutuhkan karena merupakan fondasi bangsa agar bisa bersaing dengan negara lain.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

16 jam lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.