Kisah Kolaborasi Para Penerima Apresiasi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Astra International Tbk mengadakan sebuah kegiatan pemberdayaan masyarakat di lingkungansekolah Pondok Ma'rif Riyadul Falah, Aikperapa. Acara ini diadakan dengan melibatkan beberapapenerima apresiasi SATU Indonesia Awards seperti Maharani (penerima SATU Indonesia Awardstahun 2014), Amilia Agustin (penerima tahun 2010), Marwan Hakim (penerima tahun 2013), danMansetus Kalimantan (penerima tahun 2010).

    PT Astra International Tbk mengadakan sebuah kegiatan pemberdayaan masyarakat di lingkungansekolah Pondok Ma'rif Riyadul Falah, Aikperapa. Acara ini diadakan dengan melibatkan beberapapenerima apresiasi SATU Indonesia Awards seperti Maharani (penerima SATU Indonesia Awardstahun 2014), Amilia Agustin (penerima tahun 2010), Marwan Hakim (penerima tahun 2013), danMansetus Kalimantan (penerima tahun 2010).

    Kolaborasi adalah sesuatu yang sangat diharapkan dapat terjadi pasca terpilihnya para penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards. Kreatifitas serta idealisme para generasi muda penerima apresiasi tidak hanya menjadi gagasan yang dapat diterapkan sendiri, tetapi juga dapat diselaraskan dengan berbagai kegiatan bermanfaat lainnya. Hal ini tentu dapat semakin menguatkan setiap upaya memajukan masyarakat dan mempercepat terwujudnya hasil positif yang diharapkan.

    Salah satu cerita menarik terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada akhir tahun 2015 lalu. PT Astra International Tbk mengadakan sebuah kegiatan pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekolah Pondok Ma’rif Riyadul Falah, Aikperapa. Acara ini diadakan dengan melibatkan beberapa penerima apresiasi SATU Indonesia Awards seperti Maharani (penerima SATU Indonesia Awards tahun 2014), Amilia Agustin (penerima tahun 2010), Marwan Hakim (penerima tahun 2013), dan Mansetus Kalimantan (penerima tahun 2010).

    Untuk diketahui, Maharani adalah seorang pembudidaya pohon Gaharu yang memiliki nilai ekonomis tinggi bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. Amilia Agustin adalah gadis asal Bandung yang meniti kuliah di Bali dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dengan program Go to Zero Waste School yang menjadi gagasannya. Marwan Hakim merupakan seorang pejuang pendidikan yang telah berkontribusi banyak bagi pembangunan di wilayah Aikperapa. Sedangkan Mansetus Kalimantan adalah pemerhati kesehatan yang fokus pada penyediaan jasa sepeda motor bagi petugas kesehatan, termasuk bidan, di Larantuka, Nusa Tenggara Timur.

    Astra mengumpulkan keempatnya dan mengajak mereka untuk ikut serta berbagi dalam kegiatan yang diselenggarakan. Mereka berkolaborasi dan saling melengkapi dalam acara pembinaan yang dipersembahkan bagi masyarakat di wilayah tersebut. Banyak ide-ide kreatif yang muncul, baik dalam bidang lingkungan, pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat.

    Pada kesempatan ini, Astra juga memberikan 300 itik, 50 ayam, 300 pohon alpukat, serta 500 batang pohon Gaharu kepada para penerima apresiasi untuk selanjutnya melengkapi karya mereka bagi masyarakat setempat. Hal ini sejalan dengan dengan komitmen Astra dalam SATU indonesia Awards untuk menjaga kesinambungan hasil positif yang menjadi dampak kegiatan kreatif para penerima apresiasi.

    Untuk mengetahui kisah menarik lainnya dalam SATU Indonesia Awards, silakan kunjungi website www.satu-indonesia.com .

    BAYU SATITO / TIM INFO TEMPO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.