Letusan Freatik Gunung Merapi Lagi, Status Masih Waspada

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puncak Gunung Merapi terlihat dari Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, 22 Mei 2018. Pasca letutsan freatik Gunung Merapi yang telah terjadi empat kali sejak 21 Mei kemarin, status Gunung Merapi naik dari Normal (level I) menjadi Waspada (level II). ANTARA

    Puncak Gunung Merapi terlihat dari Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, 22 Mei 2018. Pasca letutsan freatik Gunung Merapi yang telah terjadi empat kali sejak 21 Mei kemarin, status Gunung Merapi naik dari Normal (level I) menjadi Waspada (level II). ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Gunung Merapi di Jawa Tengah kembali mengalami letusan freatik, dini hari Rabu, 23 Mei 2018. Letusan berdurasi empat menit dengan ketinggian 2000 meter itu terjadi pukul 03.31 tadi. Namun, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status Gunung Merapi masih waspada.

    “Visual dari kamera thermal dan CCTV, kawah merapi tertutup kabut tebal saat letusan terjadi.” Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan dalam keterangan persnya, Rabu, 23 Mei 2018.

    Baca: Sebanyak 660 Orang Mengungsi Akibat Letusan Gunung Merapi ...

    Letusan Freatik terjadi akibat dorongan tekanan uap air dan kontak massa air dengan panas di bawah kawah Gunung Merapi. BNPB menyebut jenis letusan ini tidak berbahaya dan dapat terjadi kapan saja pada gunung api aktif. Biasanya letusan hanya berlangsung sesaat.

    Dari pantauan di Pasar Bubar Merapi, angin bertiup sedang hingga kencang ke arah barat daya Kabupaten Magelang. Angin membawa serta abu. Seluruh jalur pendakian masih ditutup.

    Berikut Wilayah Sebaran Abu di Wilayah Kabupaten Magelang :

    - Keningar

    - Sumber

    - Ngargomulyo

    - Ngadipuro

    - Wates

    - Kalibening

    - Dukun

    Baca: Gunung Merapi Waspada, Wilayah Radius 3 Km ...

    - Kota Mungkid

    - Muntilan

    - Sawangan

    - Pabelan

    - Tempuran

    - Candimulyo

    - Ketep

    - Blabak

    - Kalinegoro

    - Salaman

    BNPB meminta masyarakat tidak panik, selalu waspada dan beraktivitas seperti biasa. “Gunakan masker dan kaca mata untuk antisipasi jika beraktivitas di luar ruangan.”

    BNPB juga mengimbau masyarakat tetap memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi melalui berita dan sumber informasi terpercaya dan tidak menyebarkan berita bohong.

    Untuk keadaan darurat, masyarakat bisa menghubungi BPBD Magelang lewat nomor (0293) 789999, Whatsapp +62293789999 atau pusdalopsbpbdmagelangkab@gmail.com

    Informasi mengenai aktivitas Gunung Merapi juga bisa diketahui melalui http://bpbd.magelangkab.go.id, Facebook : BPBD KabMagelang, Twitter @BPBDMagelang, Instagram @bpbdkabmagelang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.