Risma Bentuk Trauma Center untuk Anak Pelaku Teror Bom Surabaya

Presiden Joko Widodo mendengarkan berbincang dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini saat mengunjungi lokasi pengeboman di Surabaya, Ahad, 13 Mei 2018. Rusmin - Biro Pers Setpres

TEMPO.CO, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan tengah mematangkan pusat penanganan trauma atau trauma center untuk menangani anak pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya yang selamat berinisial AAP. Dalam menangani anak pelaku teror bom Surabaya, Risma menuturkan pihaknya bekerja sama dengan kepolisian. “Kami bekerja sama dengan kepolisian membentuk trauma center untuk tangani itu," katanya kepada wartawan di Gedung Wanita, Surabaya, Rabu, 16 Mei 2018.

AAP, 7 tahun, masih menjalani pemulihan di Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Jawa Timur. Tubuh mungilnya sempat terpental sebelum akhirnya diselamatkan anggota kepolisian, Ajun Komisaris Besar Roni Faisal, setelah bom yang dibawa orang tuanya, Tri Murtiono dan Tri Ernawati, meledak di pintu gerbang.

Baca: Pelaku Bom Surabaya Pernah Bertemu Napi Teroris di Tulungagung

Penanganan paling tepat bagi gadis cilik itu, kata Risma, masih dipikirkan. Sebab, ketakutan juga dirasakan teman sekolahnya. "Ini biar kepolisian yang menyelesaikan dulu. Karena, mohon maaf, yang trauma bukan anak teroris saja. Itu teman sekolahnya juga ketakutan," tuturnya.

Teman sebangku anak pelaku teror, Risma melanjutkan, juga ketakutan dan trauma. “Mereka enggak mau sekolah karena takut dianggap teman dari pelaku atau apa. Padahal bisa saja temannya selama ini berkawan, ya, tidak tahu apa-apa karena, ya, biasa saja," ujarnya.

Pemerintah Kota Surabaya juga membentuk tim gabungan antara kepolisian dan psikolog dari universitas untuk mendampingi pihak keluarga yang menjadi korban bom. Risma telah berkoordinasi dengan jemaat gereja, organisasi perangkat daerah terkait, serta profesi himpunan psikologi klinis dan sekolah. “Metode pendampingan satu anak akan didampingi satu psikolog, baik ketika di rumah sakit, di rumah, maupun di sekolah,” ucapnya.

Simak: Erna Pelaku Bom di Polrestabes Surabaya, Tetangga Histeris

Risma menekankan pentingnya mengantisipasi bibit-bibit radikalisme dengan mendeteksi sedini mungkin perilaku anak. Para guru diminta memperhatikan dan melaporkan anak yang secara tiba-tiba tidak sekolah.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Antiek Sugiharti menambahkan, terdapat 100 lebih psikolog yang dikerahkan. "Dari Asosiasi Psikolog dan Dinas Kesehatan," katanya.

ARTIKA RACHMI FARMITA






Tokoh Lintas Agama Berdoa Bersama Peringati Bom Surabaya

14 Mei 2019

Tokoh Lintas Agama Berdoa Bersama Peringati Bom Surabaya

Tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat berkumpul serta berdoa bersama di Gereja Santa Maria Tak Bercela untuk peringati setahun bom Surabaya.


Polisi Duga Pimpinan JAD Bandung Terlibat Bom Surabaya

2 April 2019

Polisi Duga Pimpinan JAD Bandung Terlibat Bom Surabaya

Kepolisian tengah memburu pimpinan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah atau JAD jaringan Bandung berinisial A


Napi Teroris Bom Surabaya Meninggal Saat Ditahan

15 Oktober 2018

Napi Teroris Bom Surabaya Meninggal Saat Ditahan

Berdasarkan keterangan dari dokter lapas, napi teroris bom Surabaya Agus Tri Mulyono mengalami sesak nafas sejak satu pekan terakhir.


Polri Telah Tangkap 270 Terduga Teroris Pasca-Rusuh Mako Brimob

19 Juli 2018

Polri Telah Tangkap 270 Terduga Teroris Pasca-Rusuh Mako Brimob

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan update penangkapan teroris tersebut saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi Hukum DPR.


Densus 88 Terus Buru Terduga Teroris, 2 Orang Ditangkap di Sleman

19 Juli 2018

Densus 88 Terus Buru Terduga Teroris, 2 Orang Ditangkap di Sleman

Penangkapan terduga teroris di Sleman ini terkait dengan insiden bom di Surabaya pada Mei 2018.


Polisi Selidiki Peran Z dalam Teror Bom Surabaya

15 Juni 2018

Polisi Selidiki Peran Z dalam Teror Bom Surabaya

Informasi yang beredar menyebutkan Z berperan sebagai penyandang dana teror bom Surabaya.


Mensos Ungkap Pesan Jokowi untuk Anak Terduga Pelaku Bom Surabaya

12 Juni 2018

Mensos Ungkap Pesan Jokowi untuk Anak Terduga Pelaku Bom Surabaya

Kementerian Sosial akan melakukan pengasuhan dan pendampingan atas anak-anak dari terduga pelaku bom Surabaya.


Cerita Tri Rismaharini Bertemu Anak Terduga Pelaku Bom Surabaya

12 Juni 2018

Cerita Tri Rismaharini Bertemu Anak Terduga Pelaku Bom Surabaya

Bertemu dengan anak-anak terduga teroris yang selamat dari peristiwa bom Surabaya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengisahkan ini.


Kemensos Ambil Alih Penanganan Anak-Anak Peledak Bom Surabaya

12 Juni 2018

Kemensos Ambil Alih Penanganan Anak-Anak Peledak Bom Surabaya

Kapolda Irjen Machfud Arifin mengatakan Kementerian Sosial akan menentukan pengasuh dan sekolah terbaik untuk anak-anak peledak bom Surabaya.


Wali Kota Risma Membesuk Anak-Anak Peledak Bom Surabaya

12 Juni 2018

Wali Kota Risma Membesuk Anak-Anak Peledak Bom Surabaya

Menurut Wali Kota Tri Rismaharini penanganan lanjutan anak-anak pelaku peledakan bom Surabaya dan Sidoarjo itu akan dilakukan Kementerian Sosial.