Dengan Jokowi atau Prabowo, Muhaimin Iskandar: Nanti, 4 Agustus

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menghadiri Kongres Ulama Nusantata yang digelar di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, 1 April 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menghadiri Kongres Ulama Nusantata yang digelar di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, 1 April 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memperkirakan sosok calon presiden (capres) yang akan berpasangan dengannya pada pemilihan umum 2019 akan diputuskan pada 4 Agustus 2018.

    "Nanti penentuan (capresnya) tanggal 4 Agustus (2018)," ujar Cak Imin di sela menghadiri Kongres Ulama Nusantara yang digelar Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta, Minggu, 1 April 2018.

    Cak Imin sendiri telah mendeklarasikan diri sebagai calon wakil presiden 2019. Berbagai baliho bergambar dirinya, termasuk di Yogyakarta, juga bertebaran. Namun publik banyak bertanya kepada dia siapa kira-kira yang akan menjadi calon presidennya. Apakah Jokowi atau Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang saat ini masih menduduki hasil survei tertinggi pilihan publik untuk bertarung pada pilpres 2019?

    Baca juga: PBNU Berharap Nahdliyin Memilih Muhaimin Iskandar

    Cak Imin menuturkan, saat ini, PKB sebagai bagian koalisi pemerintah masih setia dan konsisten dengan pemerintahan Presiden Jokowi dan berharap kerja sama itu bisa terus berlanjut.

    Cak Imin pun mengakui komunikasi dengan Prabowo saat ini juga masih berjalan dan terjalin baik. "Masih komunikasi baik dengan Pak Jokowi, juga Pak Prabowo," ujarnya.

    Muhaimin Iskandar mengatakan hubungan PKB dengan partai-partai juga baik. Sehingga semua koalisi yang tercipta untuk pilpres 2019 masih terbuka lebar.

    Meski demikian, dia menyebut ada sejumlah pihak yang mendorong dirinya bisa berpasangan dengan Jokowi. Namun dia menilai dorongan itu sifatnya hanya spontan dan bagian dari dinamika politik.

    Baca juga: Pengamat: Pilpres Bakal Menarik jika Prabowo Gandeng Muhaimin

    "Nanti lihat saja perkembangannya, yang penting amanah (sebagai cawapres dari PKB dan nahdliyin) ini saya terima dulu, akan saya perjuangkan sebagai perintah kiai dan amanat ulama," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.