Gerindra: Prabowo Jawab Dukungan Jadi Capres pada Awal April

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jendral Partai Gerindra, Ahmad Muzani (kiri), bersama Ketua DPD Partai Gerindra Mohamad Taufik saat perayaan ulang tahun ke-10 di Lapangan Arcici di Jakarta, 11 Maret 2018. Menurut Mohamad Taufik, partainya belum memiliki calon presiden alternatif selain Prabowo Subianto. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Sekretaris Jendral Partai Gerindra, Ahmad Muzani (kiri), bersama Ketua DPD Partai Gerindra Mohamad Taufik saat perayaan ulang tahun ke-10 di Lapangan Arcici di Jakarta, 11 Maret 2018. Menurut Mohamad Taufik, partainya belum memiliki calon presiden alternatif selain Prabowo Subianto. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didukung kadernya untuk maju sebagai calon presiden dalam pemilihan presiden 2019. Setelah lama bungkam, dia akan menjawab dukungan itu dalam waktu dekat.

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan Prabowo dijadwalkan memberi jawaban dalam sebuah forum pada awal April mendatang. "Mudah-mudahan minggu pertama atau minggu kedua April," kata dia di Hotel Sari Pacific pada Ahad, 18 Maret 2018.

    Baca: Pilpres 2019, RSPN Dorong Gatot Nurmantyo Jadi Capres Alternatif

    Kader Partai Gerindra di berbagai daerah secara bertahap telah mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo. Yang terbaru, Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra DKI Jakarta mendeklarasikan dukungan pada Prabowo. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Prabowo untuk maju melawan Presiden Joko Widodo pada pilpres 2019.

    Simak: Peluang Probowo Menghadapi Jokowi di Pilpres 2019

    Ferry mengatakan jawaban ini lama diberikan lantaran partai lebih mendahulukan pemilihan kepala daerah. Gerindra juga menghabiskan banyak waktu untuk berkomunikasi dengan partai lain soal pencalonan Prabowo.

    Baca: Rommy PPP: Pilpres 2019, Pertarungan Ulang Jokowi-Prabowo

    Gerindra akan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera untuk mengusung Prabowo Subianto. Gabungan keduanya sudah cukup memenuhi syarat minimal dukungan dalam aturan presidential threshold, yaitu 20 persen kursi. Namun Gerindra tak menutup diri dari partai lainnya. "Komunikasi terus dilakukan," ujar Ferry.

    Ferry mengatakan pihaknya tak khawatir tertinggal dengan kubu lain yang sudah terlebih dulu menyatakan maju. Menurut dia, elektabilitas lawan kini tengah merosot karena sejumlah isu seperti daya beli turun dan kenaikan bahan bakar minyak.

    Pemerintahan, kata Ferry, saat ini juga diterpa isu agama. "Masyarakat pasca pilkada Jakarta semakin sadar ini pemerintahan agak bias terhadap umat," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.