KPK Periksa Bupati Ngada Marianus Sae dan Pengusaha Wilhelmus

Reporter

Ekspresi Bupati Ngada Marianus Sae setelah menjalani pemeriksaan perdana, di gedung KPK, Jakarta, 20 Februari 2018. Marianus Sae diperiksa sebagai tersangka terkait kasus suap proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintahan Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Ngada Marianus Sae pada hari ini, Kamis, 22 Februari 2018. "Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Wilhelmus Iwan Ulumbu," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis, 22 Februari 2018.

Marianus Sae adalah tersangka suap sejumlah proyek di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. KPK menduga Marianus menerima suap sebesar Rp4,1 miliar dari tujuh proyek senilai Rp54 Miliar yang dijanjikannya kepada Direktur Utama PT Sinar 99 Permai Wihelmus Iwan Ulumbu selaku kontraktor sejumlah proyek di Ngada.

Baca:
Tertangkap Tangan KPK, Ini Harta Bupati Ngada
Ancaman Sanksi Jika PDIP Cabut Dukungan untuk Bupati Ngada ...

Wilhelmus juga dipanggil KPK hari ini. "Wilhelmus diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Marianus Sae," kata Febri. 

Berikut rincian tujuh proyek yang dijanjikan Marianus untuk dikerjakan Wilhelmus:

- Pembangunan jalan Poma Boras Rp5 miliar
- Jembatan Boawe Rp3 miliar 
- Jalan ruas Ranamoeteni Rp20 miliar 
- Ruas jalan Riominsimarunggela Rp14 miliar 
- Ruas jalan Tadawaebella senilai Rp5 miliar 
- Ruas jalan Emerewaibella Rp5 miliar, 
- Ruas jalan Warbetutarawaja Rp2 miliar 

Baca juga:
PDIP Cabut Dukungan Bupati Ngada Marianus Sae ...
Kena OTT KPK, Bupati Ngada Pernah Tutup ...

Marianus tertangkap tangan KPK pada Ahad, 11 Februari 2018. Ia diduga menerima suap atas sejumlah proyek untuk membiayai kampanye di pemilihan kepala daerah (Pilkada) NTT 2018.

Marianus bersama pasangannya Emilia Nomlen, yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur NTT yang akan bertarung dalam pilkada 2018.

Meski terjerat korupsi, PDIP optimis jika calon kepala daerah jagoan partainya akan tetap memenangi Pilkada. "Kami optimistis Ibu Emilia Nomleni tetap mendapat dukungan penuh dari masyarakat, terlebih para pemilih dari kaum perempuan," kata Ketua DPD PDIP NTT Frans Lebu Raya, Senin, 19 Februari 2018.






KPK Telisik Dugaan Aliran Duit Nurhadi ke Dito Mahendra

4 jam lalu

KPK Telisik Dugaan Aliran Duit Nurhadi ke Dito Mahendra

Dalam pemeriksaan Dito Mahendra, KPK menelisik tentang dugaan aliran duit dari Nurhadi.


KPK Periksa Dito Mahendra Sebagai Saksi Kasus TPPU Eks Sekretaris MA

6 jam lalu

KPK Periksa Dito Mahendra Sebagai Saksi Kasus TPPU Eks Sekretaris MA

KPK memeriksa Dito Mahendra Saputro sebagai saksi atas Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU oleh Eks Sekertaris Mahkamah Agung, Nurhadi.


4 Komentar Tokoh soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang Jeblok

17 jam lalu

4 Komentar Tokoh soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang Jeblok

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang jeblok menimbulkan beragam respons dari tokoh. Tempo merangkum 4 komentar dari tokoh tersebut.


Soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, PKS Sebut Penyemangat KPK Berbenah

1 hari lalu

Soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, PKS Sebut Penyemangat KPK Berbenah

Politikus PKS Hidayat Nur Wahid menyebut penurunan skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia harus jadi bahan evaluasi untuk KPK.


Fitroh Rohcahyanto Mundur dari KPK, Kejaksaan Agung: Kembali ke Institusi Asal

1 hari lalu

Fitroh Rohcahyanto Mundur dari KPK, Kejaksaan Agung: Kembali ke Institusi Asal

Ketut menyebut kembalinya eks Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto ke Kejaksaan Agung bukan suatu hal yang perlu dipermasalahkan.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, Politikus PKB Anggap Lumrah Naik Turun

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, Politikus PKB Anggap Lumrah Naik Turun

Jazilul mengatakan naik turunnya skor Indeks Persepsi Korupsi bukanlah sesuatu yang perlu dijadikan polemik.


Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

1 hari lalu

Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

Bambang Widjojanto menduga kembalinya Fitroh ke Kejaksaan Agung karena adanya intervensi dari pimpinan KPK dalam kasus Formula E.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

Bambang Widjojanto mengatakan KPK memiliki andil tanggung jawab dalam rendahnya capaian skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia tersebut.


Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

1 hari lalu

Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto mundur dari jabatannya di tengah kontroversi penyidikan Formula E. Apa kata IM57+?


Indeks Persepsi Korupsi 2022 Jeblok, ICW: Penegakan Hukum Dapat Nilai E

2 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi 2022 Jeblok, ICW: Penegakan Hukum Dapat Nilai E

Jebloknya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2022 disebut karena lemahnya penegakan hukum.