Tertangkap Tangan KPK, Ini Harta Bupati Ngada

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuasa Hukum Bupati Ngada Marianus Sae, Vinsensius Maku Nanga dan Renoldy Septian Ruwe saat ditemui awak media di gedung KPK, Jakarta, 12 Februari 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Kuasa Hukum Bupati Ngada Marianus Sae, Vinsensius Maku Nanga dan Renoldy Septian Ruwe saat ditemui awak media di gedung KPK, Jakarta, 12 Februari 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur Marianus Sae melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terakhir kali pada 10 Juli 2015. Aplikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK mencatat harta Marianus senilai Rp33,776 miliar.

    Harta kekayaannya terdiri dari berbagai wujud. Tanah, mobil, motor, dan surat berharga. Marianus juga tercatat memiliki usaha perkebunan, perhutanan, serta peternakan.

    Baca:
    Jadi Tersangka, KPK Resmi Tahan Bupati ...
    Ancaman Sanksi Jika PDIP Cabut Dukungan untuk Bupati Ngada

    Marianus tercatat memiliki harta tak bergerak berupa empat tanah dan bangunan. Tanahnya 300 meter persegi beserta bangunan seluas 162 meter persegi berada di Badung, Bali. Marianus juga memiliki sebidang tanah seluas 1045 meter persegi di Manggarai, Jakarta Pusat.

    Dia juga memiliki dua bidang tanah di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur seluas 1.027 meter persegi dan 1.512 meter persegi. Nilai tanah dan bangunan milik Marius tercatat bernilai Rp5,35 miliar.

    Tidak hanya tanah, Marianus juga memiliki banyak mobil dan motor. Mobilnya lima, yakni Suzuki tahun 2002, Ford tahun 2008, Mitsubishi Colt tahun 2008, Toyota tahun 2007, dan Fortuner tahun 2008. Sedangkan motornya empat unit merk Honda tahun 2004, 2005, dan 2009 serta Suzuki tahun 2008. Nilai total kendaraan milik Marianus mencapai Rp935 juta.

    Baca juga: Kena OTT KPK, Bupati Ngada Pernah Tutup ...

    Pada usaha perkebunannya Marianus memiliki 120 ekor sapi dan empat kuda. Dia juga menjalankan usaha perkebunan jagung, mahoni, dan jati. Total usaha perkebunan Marianus bernilai sekitar Rp15,6 miliar.

    Sedangkan surat berharga Marius bernilai Rp10,5 miliar. Marianus juga memiliki giro dan setara kas lainnya senilai sekitar Rp60,7 juta.

    Simak: KPK Menahan Pengusaha Pemberi Suap Bupati ...

    Marianus tertangkap tangan operasi KPK pada Ahad malam, 11 Februari 2018. Marianus diduga menerima suap sebesar Rp4,1 miliar. Akibatnya bakal calon Gubernur Nusa Tenggara itu ditetapkan sebagai tersangka bersama Direktur Utama PT Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu.  

    Marianus disinyalir mendapatkan suap dari Wilhelmus. Ia menjanjikan proyek-proyek jalan dapat digarap oleh Wilhelmus Iwan Ulumbu. Marianus diduga menerima uang yang total berjumlah Rp4,1 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?