Pilpres 2019, Kelompok Ini Sudah Bergerilya Demi Jokowi -Muhaimin

Presiden Joko Widodo mengambil hidangan santap siang bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) disela pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, 29 November 2016. Kali ini, Jokowi menjamu Cak Imin dengan sate bumbu kacang. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, YOGYAKARTA - Sekelompok anak muda yang menamakan diri Komite Perjuangan Jokowi - Cak Imin disingkat KP-Join Yogyakarta pada Selasa 30 Januari 2018 menggelar aksi menghimpun dukungan masyarakat agar Presiden Joko Widodo bersedia maju kembali sebagai calon presiden berdampingan dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai calon wakil presiden pada Pemilu Presiden ( Pilpres 2019 )mendatang.

Aksi dalam bentuk pengumpulan sejuta tandatangan itu dipusatkan di kawasan Tugu Yogya dari siang hingga jelang sore hari. Mereka membawa spanduk panjang yang disudutnya bergambar wajah Jokowi dan Cak Imin, dengan latar warna merah dan hijau.

Para anak muda yang mengaku dari perguruan tinggi seperti Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Universitas Ahmad Dahlan, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogya itu menawarkan pada warga yang melintas di kawasan Tugu Yogya agar turut membubuhkan tandatangan sebagai bentuk dukungan duet Jokowi-Cak Imin.

BACA: Pengamat: Elektabilitas Jokowi Meningkat jika Gandeng Muhaimin

“Jokowi yang sekarang menjabat sebagai Presiden masih layak dipertahankan dua periode, sedangkan Cak Imin sebagai representasi tokoh muda layak mendampingi Jokowi sebagai wakil presiden Pemilu 2019,” ujar Ardiansyah.

Ardiansyah menuturkan, di tengah situasi sosial politik Indonesia saat ini menghadapi tahun politik, sudah layak untuk mulai memikirkan kelanjutan nasib Indonesia ke depan yang salah satunya ditentukan melalui pemilu 2019.

 “Indonesia masih butuh sosok pemimpin yang terbukti bekerja langsung, merangkul semua golongan masyarakat, dan berkarakter kebangsaan demi memperkokoh persatuan,” ujarnya.

Cak Imin dipilih sebagai rekomendasi tokoh yang mendampingi Jokowi karena dianggap telah matang dalam pengalaman kebangsaan serta bermental pluralis.

“Meskipun muda, Cak Imin berpengalaman memimpin partai dan terbukti di bawah tangan dingin beliau, PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) menjadi salah satu partai yang eksis dalam memperkokoh nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Ardiansyah menuturkan, kelompoknya ini telah terbentuk sekitar dua bulan lalu. Ardyansyah mengaku kelompoknya tak berafiliasi dengan partai politik apapun. Melainkan hanya gerakan anak muda yang menyepakati pemikiran bersama bahwa calon presiden dan wakil presiden Indonesia yang layak diperjuangkan memimpin kembali periode 2019-2024 yakni Jokowi-Cak Imin.

Komunitas pendukung Jokowi-Cak Imin ini mengaku akan mulai menggalang dukungan masyarkat di wilayah DIY secara berkala. “Kami ingin menggalang dukungan masyarakat terutama kelompok usia 17-50 tahun,” ujarnya.

Jika akhirnya Jokowi maupun Muhaimin ternyata tak berpasangan atau malah tak masuk bursa calon presiden dan wakil presiden? Ardiansyah mengatakan tetap yakin duet itu akan terusung dari masing-masing partai pendukungnya pada Pilpres 2019.

PRIBADI WICAKSONO






Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

1 jam lalu

Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

Presiden Jokowi memimpin parade senja dan upacara penurunan bendera di Kementerian Pertahanan.


Presiden Jokowi akan Pimpin Jajak Pasar IKN Pertengahan Oktober Ini

4 jam lalu

Presiden Jokowi akan Pimpin Jajak Pasar IKN Pertengahan Oktober Ini

Dalam jajak pasar itu, Jokowi akan berdialog langsung dengan calon investor yang sudah menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di IKN.


Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

6 jam lalu

Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

Partai Nasdem resmi usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Pada 2014, Nasdem menjadi partai pertama mendukung PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres.


Jokowi Digugat soal Ijazah Palsu, Stafsus: Jangan Biasakan Prank Aparat

6 jam lalu

Jokowi Digugat soal Ijazah Palsu, Stafsus: Jangan Biasakan Prank Aparat

Gugatan terhadap Jokowi soal ijazah palsu diajukan oleh seorang bernama Bambang Tri Mulyono ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.


Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

10 jam lalu

Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

CEO Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson mengungkapkan, PT Freeport Indonesia telah memberikan banyak keuntungan ekonomi terhadap pemerntah Indonesia sejak 1992 hingga 2021.


Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

10 jam lalu

Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

Mahfud Md mengatakan Presiden Jokowi memberi target TGIPF Tragedi Kanjuruhan menyelesaikan investigasnya selama satu bulan.


Mahfud MD Ungkap Rencana Jokowi Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan Kamis

10 jam lalu

Mahfud MD Ungkap Rencana Jokowi Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan Kamis

Mahfud MD memaparkan rencana Presiden Jokowi untuk mengunjungi korban tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur dan menyerahkan santunan


Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

11 jam lalu

Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

Di antara 4 menko di kabinet Jokowi, siapakah yang paling kaya antara Luhut, Muhadjir Effendy, Airlangga Hartarto atau Mahfud MD? Berapa utangnya?


Mahfud Md Sebut Kepres TGIPF Tragedi Kanjuruhan Terbit Hari Ini

11 jam lalu

Mahfud Md Sebut Kepres TGIPF Tragedi Kanjuruhan Terbit Hari Ini

Mahfud Md hari ini menemui Presiden Jokowi di Istana Negara untuk membeitahu pembentukan TGIPF Tragedi Kanjuruhan. Akan dibuat Kepres.


Sinyal Jokowi Cabut Status Pandemi Covid-19, Ini 5 Negara yang Sudah Tak Wajibkan Pakai Masker

11 jam lalu

Sinyal Jokowi Cabut Status Pandemi Covid-19, Ini 5 Negara yang Sudah Tak Wajibkan Pakai Masker

Jokowi memberikan sinyal akan nyatakan pandemi Covid-19 di Indonesia akan berakhir. Negara mana saja yang sudah bebas masker?