Idrus Marham Jadi Menteri, Pengamat: Menambah Jatah Golkar di Kabinet

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Idrus Marham mengklaim tidak tahu pernah membicarakan posisi menteri dengan Presiden Joko Widodo ketika ditanyai awak media (Istman/Tempo)

    Idrus Marham mengklaim tidak tahu pernah membicarakan posisi menteri dengan Presiden Joko Widodo ketika ditanyai awak media (Istman/Tempo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat politik dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang, mengatakan dilantiknya Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya Idrus Marham menjadi Menteri Sosial menambah kursi Partai Golkar di kabinet Presiden Joko Widodo. “Kader Golkar tak banyak masuk kabinet. Ketika Pak Idrus masuk, itu setidaknya menambah jumlah,” ucap Sebastian saat dihubungi Tempo, Rabu, 17 Januari 2018.

    Dengan masuknya Idrus, jatah Golkar di kabinet Jokowi menjadi tiga kursi. Dua jabatan menteri lain dipegang Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, yang kini Ketua Umum Partai Golkar, dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

    Baca:
    Idrus Marham Jadi Menteri Sosial Gantikan...
    Calon Menteri Sosial Idrus Marham, Dosen yang...

    Sebastian berujar, masuknya Idrus dalam jajaran menteri dianggap melalui momen yang tepat. Idrus masuk karena menggantikan Khofifah Indar Parawansa, yang mencalonkan diri sebagai calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah Jawa Timur 2018. “Cara masuknya elok, tidak ada pihak yang merasa tersingkir.”

    Masuknya Idrus dalam kabinet merupakan bagian dari strategi Presiden Jokowi untuk mensolidkan dukungan Golkar pada pemilihan presiden 2019. Apalagi, menurut dia, Golkar merupakan partai besar dalam barisan koalisi pendukung Jokowi. “Sekali tepuk, banyak keuntungan politik yang diraih Jokowi.”

    Baca juga:
    Idrus Marham Mengaku Tak Pernah Diajak...
    Idrus Marham Anggap Rangkap Jabatan Tak...

    Nama Idrus Marham disebut sebagai calon Menteri Sosial ramai beredar pada hari terakhir Musyawarah Nasional Luar Biasa Golkar, Rabu, 20 Desember 2017. Dalam draf surat keputusan Golkar yang diperoleh Tempo, nama Idrus Marham disiapkan menggantikan Khofifah.

    Presiden Jokowi resmi melantik doktor ilmu politik lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu pada Rabu, 17 Januari 2018. Idrus Marham dilantik berbarengan dengan pelantikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya Yuyu Sutisna, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Agum Gumelar.


     

     

    Lihat Juga