Ade Komarudin Jatuh di Kamar Mandi dan Terserang Stroke

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 3 Agustus 2017. Penyidik KPK memintai keterangan Ade Komaruddin sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto atas kasus dugaan korupsi e-KTP. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 3 Agustus 2017. Penyidik KPK memintai keterangan Ade Komaruddin sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto atas kasus dugaan korupsi e-KTP. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin dikabarkan jatuh di kamar mandi dan mengalami stroke. Kabar ini dibenarkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ace Hasan Syadzili. "Sekarang masih di ICU (intensive care unit) dan sedang diambil tindakan," kata Ace, Kamis, 10 Januari 2018.

    Informasi mengenai kecelakaan yang menimpa Ade tersebar di WhatsApp grup. Dalam pesan itu, mengatakan Ade terjatuh di kamar mandi rumahnya tadi pagi.

    Baca juga: Sidang E-KTP, Ade Komarudin Akui Pernah Bertemu Irman Tiga Kali

    Saat dibawa ke rumah sakit oleh salah satu asisten rumah tangganya, Ade mengalami pendarahan di kepala yang mengharuskan dia segera dioperasi. Akibatnya Ade dikabarkan terserang stroke. Ade dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat.

    Ade Komarudin merupakan salah satu saksi dalam kasus mega korupsi kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP. Ade sempat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai mantan Sekretaris Fraksi Golkar di DPR ketika proyek itu berlangsung. Adapun Ketua Fraksi Golkar saat itu adalah Setya Novanto yang kini menjadi terdakwa kasus e-KTP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.