Setya Novanto Berpapasan dengan 2 Anaknya di KPK, Istri Menyusul

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tahun 2017 adalah masa suram bagi politikus Golkar Setya Novanto. Ia lengser dari jabatan Ketum Golkar dan Ketua DPR setelah menjadi terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP.  Setya didakwa menerima suap Rp 99 miliar dan kini masih menjalani proses persidangan. ANTARA

    Tahun 2017 adalah masa suram bagi politikus Golkar Setya Novanto. Ia lengser dari jabatan Ketum Golkar dan Ketua DPR setelah menjadi terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP. Setya didakwa menerima suap Rp 99 miliar dan kini masih menjalani proses persidangan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Setya Novanto beserta istri dan dua anaknya mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Rabu, 10 Januari 2018. Dua anak Setya, Rheza Herwindo dan Dwina Michaella datang terlebih dahulu pada pukul 09.53.

    Rheza dan Dwina datang untuk diminta keterangan sebagai saksi dalam korupsi proyek e-KTP dengan tersangka Anang Sugiana Sudihardjo. "Diminta keterangan sebagai saksi untuk ASS," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu, 10 Januari 2018.

    Baca juga: 2 Anak Setya Novanto Diperiksa KPK Hari Ini

    Keduanya keluar dari gedung KPK sekitar pukul 12.30. Dwina dan Rezha tak berkata apapun kepada awak media. Ketika keluar dan berjalan menuju mobil, Rezha dan Dwina berpapasan dengan ayah mereka, Setya Novanto yang baru turun dari mobil tahanan.

    Kompak dengan anaknya, Setya tak menjawab pertanyaan awak media. Dengan mengenakan rompi tahanan, Setya langsung berjalan menuju pintu masuk KPK.

    Hanya berselang satu setengah jam kemudian, istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, datang ke KPK. Deisti datang bersama tiga teman perempuannya. Belum diketahui alasan Deisti mendatangi KPK.

    Dwina dan Rezha telah beberapa kali dipanggil KPK. Pemanggilan terhadap Rezha berkaitan dengan kepemilikan sahamnya di PT Mondialindo Graha. PT Mondialindo adalah pemilik saham terbesar dari PT Murakabi Sejahtera, salah satu peserta tender proyek e-KTP. Istri Setya, Deisti diketahui juga memiliki saham di Mondialindo.

    Keikutsertaan Murakabi dalam tender e-KTP pada 2011 disinyalir merupakan kongkalikong dan bagian dari rekayasa tender yang telah diatur bakal dimenangi konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI). Putri Setya Novanto, Dwina, diketahui pernah menjabat sebagai komisaris PT Mukarabi Sejahtera.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.