PPP, Golkar, dan Demokrat Bentuk Poros Baru di Pilgub Jateng

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga menyaksikan profil kandidat Cagub dan Cabup saat Pilgub Jateng dan Pilbub Kudus di Undaan, Kudus, Jateng (26/5). ANTARA/ Andreas Fitri Atmoko

    Sejumlah warga menyaksikan profil kandidat Cagub dan Cabup saat Pilgub Jateng dan Pilbub Kudus di Undaan, Kudus, Jateng (26/5). ANTARA/ Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Semarang - Partai Persatuan Pembangunan, Partai Golongan Karya, dan Partai Demokrat berencana membentuk poros baru dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018. Pembentukan poros baru ini untuk menyediakan alternatif pilihan bagi masyarakat.

    "Bersama Golkar dan Demokrat, kami bersepakat membentuk poros tengah," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Jawa Tengah Masrukhan Syamsurie pada Jumat, 28 Desember 2017.

    Baca: Pengamat: Siapa pun Calonnya, PDIP Bakal Menang di Pilgub Jateng

    Menurut dia, saat ini, PPP terus menjalin komunikasi yang intens dengan Partai Golkar dan Partai Demokrat terkait dengan pembentukan poros tengah tersebut.

    Saat ini, bursa pilgub Jateng 2018 baru diramaikan dua kubu. Kubu pertama adalah koalisi Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akan mengusung Sudirman Said. Kubu lain adalah kubu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). PDIP belum mengumumkan calon yang akan diusungnya. Namun nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disebut akan kembali bertarung di arena yang sama.

    Baca: Tunggu Keputusan PDIP, Ganjar Pranowo Siap Dipasangkan Siapa pun

    Menurut dia, jika hanya ada dua pasang kandidat dalam pilgub Jateng 2018, pilihan masyarakat akan terbatas dan tidak dinamis. "Jika dilihat dari jumlah kursinya, kami (PPP, Partai Golkar, dan Partai Demokrat) sudah memenuhi syarat minimal 20 kursi untuk mengusung pasangan calon," ujarnya. PPP tercatat memiliki 8 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah, Partai Golkar 10 kursi, dan Partai Demokrat 9 kursi.

    Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jawa Tengah Iqbal Wibisono membenarkan akan membentuk poros tengah bersama PPP dan Partai Demokrat. Ia mengakui, partainya harus keluar dari poros yang ada saat ini. "Kami harus membuat poros baru, antara Golkar, Demokrat, dan PPP. Kami sudah sepakati," tuturnya.

    Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah Rinto Subekti mengakui sedang mempersiapkan poros baru dalam pilgub Jateng. "Kami terus berkomunikasi dan mematangkan agar poros baru ini segera terbentuk," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.